by

Pj Wali Kota Makassar Bakal Lakukan Lelang Jabatan, Wahab Tahir: Pj Kekanak – Kanakan

Ketua Komisi D, DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Lelang jabatan yang dilakukan oleh Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin diakhir masa jabatannya ternyata menuai banyak kritikan dari kalangan legislator Makassar.

Setelah dari Anggota komisi A DPRD Kota Makassar, Azwar, kini kritikan juga muncul dari ketua komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir.

‘FooterBanner’


Legislator partai Golongan Karya Kota Makassar itu mengungkapkan lelang jabatan jabatan dilakukan oleh Rudy memiliki motif politik. Pasalnya, Wahab menilai jika lelang jabatan itu tidak begitu penting dilakukan oleh Pj Wali Kota Makassar.

“Kelihatan sekali motif politiknya jika lakukan itu (lelang jabatan) saat ini, ada udang di balik batu. Tidak ada urgensinya melakukan lelang di saat sekarang. Tindakannya berlebihan dan kekanak-kanakan, sebaiknya tunggu saja Wali Kota defenitif”, kata Wahab kepada awak media, Sabtu (6/2/2021).

BACA JUGA:  Bank Syariah Indonesia dan Cita-cita KH Ma'ruf Amin

Untuk itu, dirinya menyarankan agar Rudy sebaiknya lebih fokus menyelesaikan permasalahan dana hibah pariwisata yang berujung pencopotan Kepala Dinas Pariwisata, Rusmayani Madjid.

“Seharusnya pak Pj mengurus saja dana hibah Pariwisata yang tidak cair sampai saat ini, ketimbang melakukan lelang jabatan. Sekali lagi saya katakan, mengelola organisasi pemerintah harus mau mendengar argumen orang lain, jangan baperan“, tutup dia.

Untuk diketahui, rencana lelang jabatan ini diketahui setelah surat pengumuman yang dibuat Panitia Seleksi (Pansel) bentukan Pemkot Makassar beredar dimana yang ditandatangani Prof Syamsu Alam, selaku Ketua Pansel Lelang Jabatan.

Surat pengumuman itu bernomor 03/PANSEL-JPTP/II/2021 yang menyebut jika pendaftaran lelang jabatan itu dibuka pada Jumat (05/02/2021), kemarin.(As)

‘PostBanner’

Comment