by

KPK Dakwa Mantan Panitera Pengganti PN Jakarta Utara Terima Suap dan Melakukan Pencucian Uang Senilai Rp. 40 Miliar

Ilustrasi koropsi

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa mantan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi telah menerima dan melakukan pencucian uang dari hasil korupsi hingga senilai Rp40.133.694.896

“Bahwa uang yang berasal dari pemberian pihak-pihak lain tersebut diketahui atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi berkaitan dengan jabatan terdakwa selaku panitera pengganti yang dikenal mampu melakukan pengurusan perkara. Selanjutnya, terhadap uang tersebut terdakwa dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaannya yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana korupsi,” kata jaksa saat membacakan dakwaan, Senin (1/2).

‘FooterBanner’


Dalam dakwaan, Rohadi disebut membeli 3 unit perumahan di Perumahan The Royal Residence, satu unit rumah villa di Perumahan Villa Bumi Ciherang, Perumahan Grand Royal Residence, sejumlah bidang tanah (lahan sawah) di Indramayu. Total pembelian tanah dan bangunan itu senilai Rp13,01 miliar.

BACA JUGA:  Ini Poin Penting Konfrensi Pers KPK, Soal OTT di Sulsel

Rohadi juga membelanjakan atau membeli 19 kendaraan roda empat dengan transaksi pembayaran senilai Rp7,71 miliar. Adapun mobil yang dibeli Rohadi adalah Jeep Wrangler Sport Platinum Diesel 2800 CC AT tahun 2013, Mitsubishi Pajero warna putih, Toyota New Camry 3.5 Q A/T, Toyota Alphard warna hitam, Toyota Camry Type 2.4 G AT tahun 2006 warna hitam, dan Mitsubishi Pajero Sport Exeed 4×2 AT tahun 2015 warna hitam.

Kemudian, Mercedes Benz C 250 CGI AT tahun 2014 warna hitam metalica, Toyota Fortuner 2.7 G Lux A/T TRD tahun 2015 warna hitam metalik, Mitsubishi Pajero Sport 2.5 Exceed 4×2 A/T warna hitam tahun 2015, dan Toyota Alphard 2.5 G AT Luxury warna putih metalik tahun 2016. (Hd)

‘PostBanner’

Comment