by

Penuh Kontroversi, Ini Pandangan Prof. Yusran terhadap Pj Wali Kota Makassar

Tim transisi Danny Pomanto – Fatma, saat melakukan pemetaan program penanganan Covid-19.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Ketua tim transisi pasangan Wali Kota Makassar terpilih, prof Yusran Yusuf memberikan kritikan keras kepada Pj Wali Kota Makassar.

Bahkan, akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini menyebutkan jika prof Rudi Djamaluddi seolah – olah sudah kehilangan akal sehat.

‘FooterBanner’


Salah satu yang menjadi kontroversi terhadap Pj Wali Kota, kata prof Yusran adalah pencopotan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar yang diduga karena alasan dana hibah pariwisata yang belum cair.

Bukan hanya itu saja, lanjut dia, selama ini Pj Wali Kota Makassar tidak menunjukkan itikad baik terhadap Wali Kota terpilih.

“Misalnya tidak menghadiri tugas utamanya saat penetapan hasil pilkada di KPU, paripurna DPRD tentang penetapan KPU hasil pilkada, menutup komunikasi dengan wali kota terpilih. Bahkan memeriksa ASN yang bertemu wali kota terpilih yang dilakukan di luar jam kerja”, kata Yusran. Jum’at (5/2/2021).

Lebih lanjut, Yusran menegaskan, harusnya Pj Wali Kota Makassar memfasilitasi pertemuan dengan OPD Pemkot dan Wali Kota terpilih. Alasannya, agar visi – misi Wali Kota terpilih dapat diintegrasikan dalam APBD, RKPD dan RPJMD Makassar.

BACA JUGA:  Abdul Hayat Lantik Pengurus Korpri Kabupaten Enrekang

Lelang jabatan di Pemkot Makassar juga terkesan dipaksakan selesai sebelum pelantikan Danny Pomanto 17 Februari. Pengumuman hasil lelang jabatan hanya berselang 3 hari sebelum pelantikan wali kota terpilih.

“Saya kira publik bisa menilai. Selama ini kita merasa tidak ada itikad baik dari Pj. Makanya saya katakan sepertinya Pj ini sudah kehilangan akal sehat,” kata Prof Yusran.

Sebagai mantan Pj Wali Kota Makassar, Yusran ingatkan, seorang Pj Wali harusnya bekerja untuk kepentingan masyarakat Kota Makassar, bukan hanya bekerja pada segelintir orang atau elite tertentu.

“Masyarakat telah memilih Danny-Fatma sebagai pemimpin Kota Makassar, harusnya Pj sadar posisinya yakni disumpah untuk melayani kepentingan masyarakat dan mengawal transisi pemerintahan”, pungkas dia.

Untuk diketahui, prof Yusran saat ini ditunjuk sebagai ketua Tim Transisi untuk mengawal program Danny Pomanto – Fatma agar bisa bersinergi dengan OPD Pemkot Makassar yang dibantu oleh pakar ahli yakni prof Amiruddin Ilmar, prof Anwar Ramli, Dr Naida Main, dan Iqbal Djalil.(As)

‘PostBanner’

Comment