by

Ratusan Ekor Sapi Asal Surabaya Tiba di Makassar, Ini Tujuannya

Ratusan Ekor Sapi Asal Surabaya Tiba di Makassar, Ini Tujuannya

Smartcitymakassar.com – Makassar. Sebanyak 274 ekor sapi yang berasal dari Surabaya saat ini telah berlabuh di pelabuhan Soekarno – Hatta menggunakan KM Cemara Nusantara 1. Minggu (31/1/2021).

Kehadiran sapi – sapi ini guna mendukung program 1000 sapi Kementrian Pertanian di Sulawesi Selatan (Sulsel) ‘Lumbung Daging Nasional 2021’.

‘FooterBanner’


Diawasi Petugas Karantina Pertanian Makassar, hewan ternak ini langsung diturunkan dari kapal dan diangkut ke instalasi Karantina Hewan (IKH) milik Karantina Pertanian Makassar.

Hal tersebut dilakukan untuk pengamatan kesehatan selama yang berlangsung selama 3 hari sebelum diterbitkan sertifikat pembebasan sebelum diserahkan ke Kelompok Tani Ternak Kabupaten Gowa.

Kepala Karantina Pertanian Kota Makassar, Andi Yusmanto mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan agar akselerasi dari pemerintah dalam peningkatan populasi sapi.

“Dan tentunya ini meningkatkan produksi daging sapi dengan salah satu cara melalui pengembangan 1.000 desa sapi”, jelasnya melalui pesan singkat.

Sementara, Koordinator Karantina Hewan, Drh. Sri Utami menyampaikan, di 1.000 Desa melakukan pengembangan sapi indukan bakalan dengan berbasis korporasi petani atau peternak.

BACA JUGA:  Rakor Bersama, Mendagri Apresiasi Tindakan Wali Kota Makassar Tegur Pengelola yang Abaikan Prokes

Dan di Sulsel sendiri, lanjut dia, juga termasuk salah satu Pilot Project program ini bersama 5 Provinsi lainnya.

“Untuk itu, melalui program ini diharapkan pengembangan usaha sapi yang selama ini sebagai usaha subsistem akan bertransformasi menjadi usaha yang berorientasi bisnis, sebagai kreator peningkatan kesejahteraan dan penopang perekonomian daerah kedepannya. Serta di harapkan peningkatan produksi sapi bukan lagi tradisional melainkan korporasi”, harapnya.

Sekedar diketahui, berdasarkan data Kementrian Pertanian, konsumsi daging sapi dan kerbau di Indonesia mencapai 696.956 ton pertahun, sementara produksi sapi dalam negeri hanya sebesar 473.814 ton per tahun.

Dengan adanya selisih 223.142 ton yang perlu disiapkan, maka pemerintah berupaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kecukupan protein hewani di tengah pandemi Covid-19.(As)

‘PostBanner’

Comment