by

Rapat Antisipasi Keadaan Darurat, Komisi D Minta Kadis Tak Tinggalkan Makassar

Rapat virtual Komisi D DPRD Kota Makassar bersama Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Nurhaldin, Kepala Dinas Sosial, plt Dinas Kesehatan, plt Damkar Kota Makassar.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar rapat secara virtual dengan instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam antisipasi dampak hujan yang diserta angin kencang hingga tingginya gelombang air laut yang saat ini sudah 2 pekan terjadi di Kota Anging Mammiri. Senin (18/1/2021), siang.

Selain seluruh anggota Komisi D, rapat selama 3 jam lebih ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Nurhaldin. Kepala Dinas (Kadis) Sosial, pelaksana tugas (plt) Dinas Kesehatan (Dinkes), plt Dinas Damkar Makassar.

‘FooterBanner’


Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pendidikan, Abdul Wahab Tahir menjelaskan, melihat kondisi saat ini, Komisi D memberikan beberapa rekomendasi kepada Dinkes, Dinsos, Damkar dan BPBD Kota Makassar.

BACA JUGA:  Akui Kepemimpinan Danny Pomanto, Prof Rudy: Saya Yakin, Beliau Bisa Mensejahterakan Rakyat

“Pertama, semuanya (Dinas Kesehatan, Sosial, Damkar dan BPBD) harus siapkan personilnya untuk antisipasi keadaan darurat. Kedua, untuk Dinsos sebaiknya menyiapkan bantuan berupa sembako dan dapur umum”, jelas Wahab saat dikonfirmasi. Selasa (19/1/2021).

Sementara, lanjut Wahab, BPBD bisa menyiapkan sarana dan prasarana didalam mengantisipasi keadaan bencana, termasuk kelangkaan sembako masyarakat ke pulau-pulau akibat gelombang laut yang tinggi.

“Begitupun dengan Damkar, bisa menyiapkan personilnya untuk membantu Rescue”, terang Wahab

Maka dari itu, Wahab meminta agar semua Kadis dan Plt diminta tidak meninggalkan Kota Makassar sampai 2 bulan kedepannya.(As)

‘PostBanner’

Comment