by

Inggris Belum Pasti Kapan Bakal Mencabut Lockdown

Ilustrasi

Smartcitymakassar.com – Menteri Kabinet Inggris Michael Gove mengatakan, Selasa (5/1), belum pasti Inggris akan dapat mencabut lockdown nasional terkait virus corona pada pertengahan Februari. Gove mengatakan bahwa negara tersebut kemungkinan baru dapat melonggarkan beberapa pembatasan pada bulan Maret.

Pernyataan Gove ini muncul sehari setelah Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan putaran baru lockdown. Sekolah-sekolah dan toko-toko yang dianggap tidak esensial diharuskan tutup, sementara negara itu mulai memvaksinasi para pekerja perawatan kesehatan dan warga lanjut usia.

‘FooterBanner’


Johnson mengatakan warga harus tinggal di rumah sampai setidaknya pertengahan Februari, dan menambahkan bahwa rumah sakit-rumah sakit di Inggris sekarang berada di bawah tekanan lebih besar daripada yang pernah dialami sebelumnya selama pandemi.

“Jika program vaksinasi berhasil, jika angka kematian mulai turun yang terpenting, jika semua orang memainkan peran mereka dengan mengikuti aturan, maka saya berharap kita bisa mengakhiri lockdown,” kata Johnson dalam pidato yang disiarkan televisi, Senin (4/1) seperti dikutip dari VOA.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Divaksin Covid-19

Orang-orang akan diizinkan meninggalkan rumah hanya untuk alasan terbatas seperti berbelanja kebutuhan pokok, olahraga, dan bantuan medis.

Johnson juga mengatakan orang masih bisa meninggalkan rumah untuk menghindari kekerasan dalam rumah tangga — sebuah masalah yang muncul dalam dua lockdown sebelumnya karena isolasi menghalangi korban kekerasan melarikan diri.

Keberangkatan internasional – lewat darat, laut dan udara –sekarang terbatas pada mereka yang memiliki alasan yang diizinkan secara hukum, seperti pekerjaan.

Tempat-tempat olahraga ruangan terbuka juga harus ditutup. Namun tidak seperti lockdown musim semi lalu, tempat-tempat pembibitan tidak akan ditutup, pertandingan olahraga bergengsi dapat dilangsungkan dan tempat-tempat ibadah boleh terus buka dengan syarat mereka yang hadir mematuhi aturan jarak sosial. (Aan/VOA)

‘PostBanner’

Comment