by

Bagaimana Peran Pemerintah Atasi Covid-19 di Kota Makassar, Ini Kata Pengamat

Pengamat sosial Universitas Megarezky Makassar, Dr H.Syamsunie carsel HR M.Pd.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Sejak Covid-19 atau yang sering didengar dengan nama virus Corona masuk di Kota Makassar, beberapa permasalahan dihadapi oleh masyarakat. Mulai dari masalah kesehatan hingga masalah kebutuhan.

Secara keseluruhan, khususnya masyarakat di Kota Makassar berada pada posisi dilema. Sebab disisi lain, penyebaran virus ini menuntut masyarakat harus tinggal di rumah, mengurangi aktifitas yang sifatnya kerumunan.

‘FooterBanner’


Namun, dilain sisi masyarakat dituntut untuk keluar rumah dan untuk berhubungan dangan orang banyak demi keberlangsungan hidup.

Hal tersebut disampaikan oleh pengamat sosial dari Universitas Megaresky (Unimerz) Makassar, Dr H.Syamsunie Carsel HR M.Pd, saat dikonfirmasi via WhatsApp. Selasa (5/1/2021).

“Masyarakat kita saat ini dalam posisi dilema, karena harus tinggal di rumah, jaga jarak dan mengurangi aktifitas yang bersifat kerumunan. Tapi, disisi lainnya, masyarakat dituntut untuk keluar rumah demi keberlangsungan hidup mereka”, ungkap Carsel, sapaan akrabnya.

BACA JUGA:  Sekitar 500 Rumah Terendam Banjir di Manggala, Kepala BPBD Makassar: Solusi Tepat Adalah Membuat Waduk dan Bendungan

Bahkan, kata Carsel, sebagai warga Kota Makassar, dirinya sangat apresiasi terhadap upaya – upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menekan pendemic covid 19.

Akan tetapi, lanjut dia, pemerintah kurang tegas terhadap hal – hal yang membuat masyarakat risau.

“Misalnya, keresahan masyarakat untuk masuk rumah sakit di saat sakit karena mereka (masyarakat) takut di Covidkan oleh pihak – pihak tertentu. Kemudian, pendidikan sosial tentang eksistensi Covid-19 kurang tersosialisasi sehingga masyarakat terbangun ketidak kepercayaan masyarakat terhadap eksistensi virus ini (Covid-19)”, jelas Carsel.

“Dari hal tersebut, sehingga kasus tentang misalnya pengambilan paksa mayat di rumah sakit dan lainnya banyak yang terjadi”, tutup Carsel.(As)

‘PostBanner’

Comment