by

Kasus Covid-19 Melonjak di Sidrap, RS. Arifin Nu’mang Tutup, Bahrul Appas: Pemerintah Kurang Responsif dalam Kasus Ini

Legislator partai Nasdem, Bahrul Appas.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Rumah Sakit Arifin Nu’Mang ditutup sementara akibat tidak bisa menampung pasien Covid-19 yang saat ini melonjak di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Lonjakan tersebut diduga terjadi saat istri Bupati Sidrap terpapar virus mematikan ini yang bermula dari Wuhan, Cina.

‘FooterBanner’


Hal tersebut dibenarkan oleh legislator partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sidrap, Bahrul Appas. Menurut Bahrul, lonjakan virus yang biasa didengar dengan nama virus Corona di Sidrap saat istri Bupati terpapar.

“Lonjakan itu (pasien Covid-19) dirasakan terjadi saat istri pak Bupati terpapar Covid-19, kalau saya tidak salah dia (istri Bupati) terpapar saat pulang kunjungan dari Jawa”, jelas Bahrul saat dikonfirmasi via WhatsApp. Selasa (22/12/2020).

“Karena lonjakan ini juga salah satu alasan pihak RS. Arifin Nu’mang tertutup sementara waktu yang dimulai dari tanggal 15 Desember 2020”, tambah dia.

Selain itu, lanjut Bahrul, lonjakan Covid-19 di Kabupaten yang dikenal akan lumbung Padi ini akibat pemerintah kurang responsif dalam menangani kasus ini.

Buktinya, kata Bahrul banyaknya kegiatan – kegiatan keramaian yang tanpa memperhatikan protokol Covid-19.

BACA JUGA:  Upaya Subsidi Tepat Sasaran, Pengguna Premium dan Solar Dilakukan Pendataan

“Artinya, aturan Bupati ini dibuat untuk dilanggar”, tutur Bahrul.

Bukan hanya itu, setelah DPRD Sisdrap melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan, Direkt. RS Arifin Numang, BPBD, dan Bagian Keuangan Daerah. Menurutnya, alasan lain pihak Rs Arifin Nu’mang menutup sementara rumah sakit, pasien yang terpapar positif virus Corona memiliki latar belakang ekonomi rendah dimana tidak mampu untuk membiayai kesehariannya.

“Dan alhamdulillah, sesuai rekomendasi DPRD bersama pemerintah daerah, Insya’ Allah akan dianggarkan untuk warga yg terpapar positif, baik yg dirawat Rs maupun isolasi mandiri”, ucapnya.

“Dan untuk pencairannya sendiri, kami hari ini rapat bersama Tim Gugus untuk kepastiannya”, tutup Bahrul.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berusaha mengkonfirmasi Tim Gugus Penanganan Covid-19 Sidrap dalam hal ini Juru Bicara (Jubir), Ishak Kenre terkait lonjakan kasus Covid-19 ya g terjadi di Sidrap.(As)

‘PostBanner’

Comment