by

Polda Sulsel akan Turunkan Ribuan Personil di Malam Tahun Baru

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo.(int)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Malam pergantian tahun kali ini akan berbeda seperti sebelumnya dimana masyarakat selalu merayakannya dengan pesta kembang api.

Pasalnya, tahun ini Indonesia mengalami tingkat penyebaran Covid-19 yang cukup tinggi. Terkhusus di Kota Anging Mammiri.

‘FooterBanner’


Tingkat penyebaran virus mematikan yang bermula dari Wuhan, Cina di Kota Makassar terus meningkat, maka dari itu malam tahun baru akan dijaga ketat oleh pihak Kepolisian.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Kombes Pol Ibrahim Tompo menegaskan, pihak kepolisian melarang masyarakat merayakan malam pergantian tahun yang tinggal beberapa hari.

“Kan sudah ada surat edara keluar dari Wali Kota Makassar. Jadi jika ada yang ditemukan, apalagi sampai mengumpulakan orang banyak maka akan dibubarkan langsung”, tegas Kompol Ibrahim saat dikonfirmasi via WhatsApp. Jum’at (18/12/2020).

BACA JUGA:  Gagal Lolos ‘Tes Wawasan Kebangsaan’, Novel Baswedan dan 74 Pegawai KPK Dibebastugaskan

Bahkan, lanjut dia, panitia yang ketahuan melakukan kegiatan tersebut (acara tahun baru) ditengah pandemi Covid-19 akan diproses hukum.

“Karena kita sudah ingatkan dan ada aturan hukum yang sudah mengaturnya”, tambah Ibrahim.

Lebih lanjut, Kompol Ibrahim menyampaikan bahwa dalam menjaga lokasi yang diduga akan melakukan malam pergantian tahun, untuk itu Polda Sulsel akan menurungkan ribuan personil.

“Jadi kita akan menurungkan 2.929 anggota untuk menjaga beberapa titik diwilayah Polda Sulsel yang tentunya telah didata sebelumnya”, tutup Kompol Ibrahim.(As)

‘PostBanner’

Comment