by

Sehari Jelang Pencoblosan Pilwali Makassar, Pengamat: Pilihlah yang Melayani, Bukan yang Berambisi untuk Kepentingan Kelompok atau Keluarganya

Muh Saifullah

Smartcitymakassar.com – Makassar. Sehari jelang pencoblosan Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar tanggal 9 Desember, pengamat politik dari Pusat Kajian Poltik dan Kebijakan (PKPK) Muh. Saifullah mengimbau agar suasana damai dan kondusif tetap terjaga.

“Kuncinya adalah bagaimana para penyelengara dan pengawasan mulai dari KPU, Bawaslu hingga tingkat KPPS dan Panwas menerapkan dan menegakkan cara yang adil dalam penyelenggaraan Pilwali ini”, ujarnya saat dihubungi, Selasa (9/12).

‘FooterBanner’


Saiful menambahkan, seminggu terakhir jelang pencoblosan banyak sekali beredar hoaks dan fake news yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Ini pembelajaran dan ujian bagi tegaknya demokrasi di Makassqr. Saya yakin para pemilih tidak akan terpengaruh lagi dengan cara-cara kotor semacam itu. Karena warga Makassar sudah dikenal cerdas dalam memilih”, ujarnya.

BACA JUGA:  DPR AS Melangkah untuk Copot Trump dari Jabatannya

Yang perlu diwaspadai, lanjutnya, adalah cara-cara tidak elegan untuk membabi buta dalam ambisi meraih kekuasaan. Salah satunya, adalah melakukan kecurangan.

“Masyarakat saya pikir harus ikut mengawal ini. Jangan sampai suara kita tergaidaaikan dan dicurangi dengan cara-cara kotor”, imbuhnya.

Memilih pemimpin, kata Saiful, pada esensinya adalah memilih ‘pelayan’ warga dalam membangun kesejahteraan mereka ke depan.

“Jadi bukan memilih penguasa yang menghalalkan segala cara untuk kekuasaan demi kepentingan kelompok atau keluarganya”, pungkasnya. (Hd)

‘PostBanner’

Comment