by

Soal Debat Pilwali Makassar Sesi Kedua, Ini Kata Pengamat

Muh. Saifullah (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Ajang debat sesi kedua Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar yang mengusung tema Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik, Penataan Kawasan Perkotaan dan Ekonomi menarik untuk disimak. Pasalnya pada sesi inilah kapasitas serta kapabilitas calon pemimpin bisa ditakar secara terukur.

Hal ini dikatakan pengamat politik dan kebijakan dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan Publik (PKPK) Muh. Saifullah. Menurutnya, tema yang diangkat KPU kali ini jadi ajang yang sangat penting bagaimana para calon Walikota dan calon Wakil Walikota meletakkan birokrasi, pelayanan publik penataan perkotaan dan ekonomi mampu bersinergi dalam satu visi misi demi kesejahteraan warga Makassar.

‘FooterBanner’


“Ukurannya bisa dilihat dari sejauhmana para kandidat menguasai bidang ini dan apa terobosan bernas yang akan disampaikan”, ujar Muh. Saifullah saat dihubungi, Selasa (24/11).

BACA JUGA:  Siapkan Hasil Swab Jika Ingin Masuk Gedung DPRD Makassar

Di sesi ini pula, imbuh Saifullah, keberpihakan para kandidat bisa terbaca dari program-program yang bakal ditawarkan.

“Misalnya terkait soal pertumbuhan ekonomi, bagaimana menyelaraskannya dengan pemerataan ekonomi. Soal reformasi birokrasi yang selaras dengan pelayanan publik yang efektif, efisien dan mampu meminimalisir pungli di birokrasi serta bagaimana meletakkan ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik dan tidak terlibat dalam politik praktis”, terangnya.

Lebih jauh, dia menambahkan dalam sesi ini bisa dilihat bagaimana para kandidat tidak hanya sekadar melakukan kritik tetapi menyediakan solusi dalam setiap permasalahan yang mengemuka.

“Kalau mengeritik saja ya itu porsinya NGO atau intelektual. Tapi kalau calon pemimpin ya sediakan solusi dan jalan keluar yang cerdas”, pungkasnya. (Hd)

‘PostBanner’

Comment