by

Pilwali Makassar 2020: Kelompok Milenial Memilih Berdasarkan Program dan ‘Track Record’ Kinerja Kandidat

Keterangan: Digital Communication Consultant, DCConsultant bersama dimasprakoso.com membeberkan hasil perilaku pengguna sosial media  tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Makassar 2020 di seminar Millennial Entrepreneur Academy, Jumat, (20/11/2020) / foto: ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Makassar terdiri dari beberapa tipe pemilih, salah satunya pemilih milenial. Pemilih milenial merupakan generasi modern yang berpikir inovatif, kritis, terbuka serta hidup berbarengan dengan teknologi. Sifat terbuka pada generasi milenial inilah yang menjadi suatu hal yang tentative dalam hal politik.

Hal ini dipaparkan oleh Dimas Anggrayana Prakoso, founder dari dimasprakoso.com di acara seminar Millennial Entrepreneur Academy yang membahas tentang pentingnya Social Media dan Digital Marketing pada pelaku Startup, Jumat, (20/11/2020).

‘FooterBanner’


Dalam seminar itu, Digital Communication Consultant, DCConsultant bersama dimasprakoso.com membeberkan hasil perilaku pengguna sosial media  melalui Facebook, Instagram serta sosial media lainnya tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Makassar 2020.

“Pemilih millennial mampu memberikan kontribusi yang besar dalam kontestasi politik. Tentu menjadi angin segar bagi kandidat yang menargetkan pemilih millennial, namun faktanya dalam pengambilan keputusan milenial bukan tipe masyarakat yang mudah menelan janji begitu saja. Milenial lebih peka terhadap bukti dibandingkan janji-janji politik yang mentereng,” ungkap Dimas Anggrayana Prakoso.

Realistisnya pemilih milenial, menurut Dimas, menjadikan pendekatan rasional sebagai faktor memilih, yaitu memilih program kerja dan track record kinerja tiap kandidat pada profesi dan pekerjaan sebelumnya.

BACA JUGA:  Konsultan Media: Danny-Fatma Ungguli Paslon Lain di Medsos

Kedua hal tersebut menurut Dimas menjadi beberapa faktor yang cukup mewakili pasangan Danny-Fatma, dibarengi dengan kepopuleran branding politiknya di sosial media hingga menjadi top post di berbagai grup facebook dan platform media sosial lainnya.

DCConsultant yang bergerak dibidang Konsultan Komunikasi Digital, IT Software, IT Product dan Digital Marketing ini melakukan analisis dan pemantauan sosial media selama 1 bulan pada periode 23 September – 23 Oktober 2020.

CEO DCConsultant, Iwa Muhammad, menuturkan bahwa selama masa pandemi, pemanfaatan kampanye melalui sosial media juga memiliki magnet tersendiri dibanding cara-cara konvensional yang menggunakan spanduk, baliho dan alat peraga lainnya.

“Kami juga menemukan Global Digital Reports 2020, sebanyak 64 persen penduduk Indonesia terkoneksi dengan jaringan internet. Pengguna internet di Makassar khususnya saat ini telah mencapai sedikitnya 622.000 orang dengan range usia 17 hingga 65 tahun dan memiliki waktu rata-rata 7-8 jam perhari untuk berselancar di dunia maya,” paparnya.** (Ib)

‘PostBanner’

Comment