by

Bersama Sri Mulyani dan Erick Thohir, Danny Pomanto Masuk Deretan 15 Tokoh Terbaik Indonesia

Keterangan Foto: Pasangan Calon (Paslon/Wali Kota Makassar nomor urut 1, Moh Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi saat menyapa salah satu warga Makassar (Ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Gagasan dan karya M Ramdhan “Danny” Pomanto kembali mendapat pengakuan secara nasional. Mantan wali kota Makassar itu masuk dalam daftar tokoh terbaik Indonesia 2020 versi stasiun televisi, Metro TV.

Danny yang kini maju di Pilkada Makassar bersama Fatmawati Rusdi, dinilai telah memberikan inspirasi bagi seluruh anak negeri dalam kontribusi gagasan dan keteladanan bagi pembangunan bangsa. Pria berlatar arsitektur itu akan diundang dalam program spesial Metro TV, ‘Wajah Indonesia 2020’.

‘FooterBanner’


Dalam acara tersebut, Danny akan berbagi kisah dan pengalamannya. Terutama cara berkontribusi positif terhadap pembangunan bangsa dan negara. Termasuk ketika sukses menjadikan Makassar sebagai pemerintahan terbaik di Indonesia ketika menjadi walikota di periode pertamanya.

Selain Danny, ada 15 nama lainnya yang masuk dalam daftar tokoh terbaik Indonesia. Antara lain Erick Thohir (Menteri BUMN), Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Bambang Brodjonegoro (Menteri Riset dan Teknologi), Doni Monardo (Kepala BNPB), Fachrul Razi (Menteri Agama) dan Johnny G Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia).

BACA JUGA:  Ketua Asosiasi RT/RW se-Makassar Tegaskan Solid Dukung Danny-Fatma

Program ‘Wajah Indonesia 2020’ dijadwalkan mulai tayang di Metro TV mulai hari ini, 16 November hingga 23 November.
Gagasan-gagasan dan pengalaman Danny bersama sejumlah tokoh nasional tersebut akan ditayangkan secara nasional di waktu jam tayang utama alias premiere time. Mulai pukul 20.05 Wita setiap harinya.

Informasi resmi mengenai acara ini disebarluaskan secara masif. Salah satunya di-upload melalui akun official Metro TV di sosial media. Baik di Instagram, Twitter, maupun Facebook.

Ajang adu gagasan ini diprediksi akan menyita perhatian publik. Sebab melibatkan tokoh-tokoh nasional dari berbagai latar belakang keilmuan yang telah lama berperan dalam pembangunan nasional**(AS)

‘PostBanner’

Comment