by

Di Kecamatan Ujung Tanah, Prof Rudy Ingatkan Pentingnya Pengendalian Covid-19 bagi Pemulihan Ekonomi

Keterangan: Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, saat berkunjung di Kantor Kecamatan Ujung Tanah, Jalan Sabutung Baru, Senin (09/11/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, memberi apresiasi kepada seluruh aparat TNI dan Polri beserta seluruh aparat Kecamatan Ujung Tanah yang bekerjasama menekan angka covid-19.

Hal itu katakan Prof Rudy saat berkunjung di Kantor Kecamatan Ujung Tanah, Jalan Sabutung Baru, Senin (09/11/2020).

‘FooterBanner’


Prof Rudy menjelaskan, saat ini Kota Makassar telah keluar dari zona merah menjadi zona orange. Namun, imbuhnya, penurunan covid ini harus terus dibenahi terus melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

“Kalau perhitungan saya, protokol kesehatan harusnya berbanding terbalik, makin turun angka covid-19, makin ketat kita berlakukan protokol kesehatan, bukan berbanding lurus seperti pada pelaksanaan PSBB kemarin, angka covid turun, kita longgarkan protokol kesehatan sehingga angka covid19 kembali melonjak lagi,” ucap Rudy.

Pemulihan ekonomi saat ini sangat penting, lanjutnya, tergantung pada pengendalian Covid-19 di tengah masyarakat dengan tetap terus menjaga protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Pertamina Berikan Bantuan ke 63 Yayasan Panti Asuhan dan Pondok Pesantren se-Sulawesi

“Kita sangat bersyukur saat ini kita ketat menerapkan protokol kesehatan, ini hal yang sangat penting dalam memulihkan dan mengendalikan kondisi ekonomi kita yang sempat terpuruk sehingga roda perekonomian bisa berjalan kembali,” ujar Rudy.

Dia menuturkan, saat dirinya pertama kali menjabat sebagai Pj wali kota, dia melihat banyak potensi yang bisa digali dan dikembangkan di Kota Makassar. Potensi Makassar, menurutnya, bisa maju kalau Makassar ditata secara baik dengan menggunakan prinsip-prinsip perencanaan dan penataan pembangunan secara benar.

“Kota Makassar mempunyai modal dan nilai yang sangat strategis sebagai pintu gerbang di Kawasan Indonesia Timur. Kita ada pelabuhan Newport, yang mempercepat akses barang dan logistik keluar masuk, daya pikat Pantai Losari serta berbagai macam aneka kuliner menjadi modal dasar Makassar yang sangat gampang digerakkan roda perekonomiannya,” tutur Rudy.** (As)

‘PostBanner’

Comment