by

Terkait Netralitas ASN, LIRA Sulsel Ultimatum Gubernur Sulsel dan Pj Wali Kota Makassar

Keterangan Foto: Gubernur LIRA Sulsel, Irwan A Paturusi (kiri) dan Sekretaris LIRA Sulsel, Ahmad Nur (AS)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Memang sulit dipungkiri, Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat berpengaruh dalam kemenangan kandidat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di suatu daerah.

Sesuai regulasi dan aturan, seorang perangkat daerah tidak diperbolehkan sama sekali ikut bermain politik praktis di Pilkada. Pasalnya, ASN merupakan pengayom masyarakat yang wajib netral.

‘FooterBanner’


Namun, di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar, beberapa ASN diduga ikut bermain politik praktis. Itu dibuktikan banyaknya laporan masuk dari masyarakat terkait dugaan politik praktis ASN.

Bersama Sekretaris Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Selatan (Sulsel), Ahmad Nur, Gubernur LIRA Sulsel, Irwan Andi Paturusi secara tegas meminta Pejabat Wali Kota Makassar dan Gubernur Sulsel bisa mengambil sikap atas informasi tersebut.

“Kita akan menyurasi dan memberi waktu pak Pj Wali Kota dan pak Gubernur Sulsel untuk menegur bawahannya. Tapi jika tidak dilakukan hingga hari Senin nanti, kami (LIRA) sendiri yang akan bertindak,” tegas Irwan saat menggelar press conference di Sekretariat LIRA Sulsel. Jalan Sungai Saddang. Sabtu (7/11).

BACA JUGA:  Kumpul Bareng Petani dan Kepala Desa, Andi Etti Diskusi Ranperda Sistem Pertanian Organik

Menurut Irwan, laporan yang masuk di LIRA Sulsel sudah ada 7 Kecamatan di Kota Makassar yang telah mengarahkan ke bawahannya secara terstuktur untuk mendukung salah satu Pasangan Calon Wali Kota Makassar.

Termasuk, lanjut Irwan, Kecamatan Ujung Tanah, Ujung Pandang, Mariso, Tamalate. Irwan mengatakan, laporan dari dugaan-dugaan politik praktis perangkat daerah ini dilengkapi bukti berupa foto, rekaman suara dan bukti yang beredar di Sosial Media.

“Dan juga, ada ASN yang juga melapor langsung ke kami (LIRA Sulsel) bahwa ada tekanan-tekanan dari atasan untuk mendukung salah satu kandidat. Inilah kita dalami saat ini, dan sebaiknya Pj Wali Kota bisa mengambil sikap kepada bawahannya dengan menjatuhkan sangsi,” tutur Irwan.

“Kami juga meminta agar Bawaslu Kota Makassar bisa bekerja dengan maksimal. Karena kami lihat, makin ‘tumpul’ kerja-kerja Bawaslu saat ini,” pungkasnya**(AS)

‘PostBanner’

Comment