by

Ketua AAEI: Harga Wajar BRIS Rp 1.900, Bisa Capai Rp 2.800

Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Edwin Sebayang

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Edwin Sebayang menilai harga saham BRIS saat ini belum mahal. Karena perhitungannya harga wajar BRIS setelah merger sekitar Rp 1.900-an.

“Jadi kejatuhan saham BRIS saat ini adalah suatu opportunity atau kesempatan untuk melakukan pembelian saham tersebut karena saya optimis kedepannya saham BRIS bisa mencapai minimal Rp 2.800-an,” ujarnya.

‘FooterBanner’


Dia mencontohkan Bank Mandiri yang merupakan bank hasil merger empat bank, yakni Bank Exim, Bank Bumi Daya, Bapindo, dan Bank Dagang Negara pada 1999.

BACA JUGA:  Bangkitkan UMKM di Masa Pandemi, Pertamina Gelontorkan 1,3 M Bantuan Modal Usaha di Kabupaten Luwu

Saat masuk bursa dan mulai mencatatkan sahamnya di bursa efek pada 2003, harga sahamnya hanya Rp 675 per saham. Sekarang, harga saham BMRI sudah mencapai Rp 5.525. (Hd)

‘PostBanner’

Comment