by

Tidak Profesional, Praktisi Hukum Pangkep Dicatut Namanya Masuk Tim Advokasi Anir-Lutfi

Keterangan Foto: Praktisi hukum Pangkep dicatut namanya masuk dalam Tim Advokasi Anir-Lutfi

Smartcitymakassar.com – Pangkep. Pencaplokan nama Tim Advokasi yang diduga dilakukan oleh salah satu Ketua Tim Pemenangan Anir-Lutfi yaitu inisial RM salah satu oknum anggota dewan menjadi sorotan sebab praktisi hukum yang dicaplok namanya merasa keberatan, nama mereka diduga dimasukkan kedalam struktur tim advokasi pasangan tim pemenangan Anir-Lutfi.

Menurut Muh. Hijeruddin Islam, S.H., M.H tidak ada Konfirmasi atau kesepakatan apapun yg dilakukan oleh Tim sukses Anir – lutfi.

‘FooterBanner’


“Nama kami sudah di catut masuk sebagai Tim Advokasi padahal kami belum pernah ada kesepakatan apapun ataupun menandatangani kontrak. Hal ini sangat merugikan saya sebagai praktisi hukum, apalagi Anir-Lutfi merupakan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep. Sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati profesionalisme dalam pekerjaan harus di utamakan baik dalam tim,” Tegasnya.

Pernyataan senada pun diungkapkan oleh Muarrif, S.H yang juga namanya ikut di catut dalam Tim Advokasi Anir-Lutfi

BACA JUGA:  Kurangi Pelanggaran dan Laka Lantas, Polda Sulsel Gelar Operasi Zebra 2020

“Memang kami ada komunikasi dengan salah satu oknum anggota dewan partai yang masuk sebagai partai pengusung. Namun kami belum ada kesepakatan apapun, tetapi nama kami sudah dicatut dalam daftar tim Advokasi Pemenangan Anir – Lutfi. Sangat disayangkan tindakan Tim Pemenanangan Anir – Lutfi belum terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati tetap, sudah berani bertindak semaunya. Kami sangatlah keberatan terkait nama kami dicatut seperti itu padahal kami belum ada kesepakatan apa-apa,” lanjutnya.

“Walaupun ada proses komunikasi yang terjadi tapi kita belum ada kesepakatan apapun, dengan adanya tindakan oknum anggota dewan tersebut yang merugikan kami. Rencana dalam waktu dekat ini kami akan mengambil langkah hukum terkait pencaplokan nama tersebut,” tutupnya**(Tbr)

‘PostBanner’

Comment