by

Pembangunan Jalur Kereta Api, Kasi Pengadaan Tanah BPN Maros Apresiasi Warga Setempat

Keterangan Foto: Masyarakat Kabupaten Maros dukung proyek pembangunan Kereta Api

Smartcitymakassar.com – Maros. Pengadaan tanah pembangunan jalur Kereta Api Maros memasuki fase yang menggembirakan, dari jumlah penolakan yang mencapai 99 persen.

Melalui Kasi Pengadaan Tanah BPN Maros, Andi Sufiarma, SH,MH Mengatakan, “Sekarang telah memasuki fase 70 persen persetujuan nilai. Kondisi ini bukan sebuah kondisi yang terjadi begitu saja tapi tercipta dari proses yang panjang dan berliku. Perjalanan pengadaan tanah jalur kereta api bukan hanya sebatas proyek strategis nasional tapi telah memberikan begitu banyak pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga,”

‘FooterBanner’


“Setahun berjalan di tempat dengan progres hanya 9 pemilik tanah yang setuju. Tetapi saat ini dalam jangka waktu tidak cukup 2 bulan telah mencapai 70 persen yang menyetujui. Meskipun progres pembayaran masih mendekati 40 persen. Hal ini karena mekanisme verifikasi yang harus dilewati untuk mencegah kekeliruan dalam pembayaran,” tambahnya.

Lanjut Sufriana, “Proyek pembangunan jalur kereta api telah menjadi sebuah refleksi yang sarat dengan makna, sehingga proyek ini tidak hanya menjadi proyek pembangunan fisik tapi lebih dari itu, menjadi sebuah momentum bagi arti penting konsolidasi pemikiran, konsolidasi hati, dan konsolidasi suasana kebatinan dari semua pihak yang terkait, yakni pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta masyarakat di kabupaten Maros untuk kemudian bersama sama dalam satu cita mensukseskan pembangunan.”

BACA JUGA:  Positif Covid-19 Sejumlah Karyawan Mitra di Sleman, XL Axiata Pastikan Tidak Satu Pun Karyawannya Terpapar

Proses bergeraknya pemahaman dan respon masyarakat dari tidak setuju menjadi setuju, menunjukkan bahwa tdk ada jarak antara pemerintah dengan rakyat. Jika terjadi perbedaan, sama sekali bukan pertentangan tetapi justru menjadi sebuah kesempatan bagi keduanya untuk duduk bersama dan menyelaraskan pemahaman.

Masyarakat kabupaten Maros melalui proyek ini telah mampu untuk menunjuklan bahwa mereka adalah bagian terbaik bangsa ini yang layak untuk diukir namanya dalam pembangunan.

“Pada akhirnya kami selaku pelaksana pengadaan tanah sekali lagi sangat bangga dengan masyarakat Maros. Semoga setiap pengorbanan yang diberikan untuk negara, menjadi ladang ibadah yang akan membawa masyarakat kabupaten Maros dalam suasana yang aman, tentram dan bahagia,” pungkasnya**(Jen)

‘PostBanner’

Comment