by

Kanre’Rong Dikeluhkan Warga, Danny Pomanto: Itu Milik Negara, Tidak Diperjualbelikan dan Khusus Untuk Masyarakat Kecil

Smartcitymakassar.com, Makassar. Calon Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) melanjutkan safari politiknya di Kelurahan Timungan Lompoa, Kecamatan Bontoala, Sabtu (17/10/2020).

Pada momen kampanye dialogis itu, mantan Wali Kota Makassar 2014 – 2019 itu mendapat beberapa keluhan.

‘FooterBanner’


Di hadapan Danny Pomanto, warga mengeluhkan soal tempat wisata kuliner ‘Kanre Rong’ di jalan Kartini yang sebelumnya diperuntuhkan oleh beberapa warga di Jalan Sunu.

Menaggapi keluhan warga tersebut, ahli arsitek itu berjanji akan mengebalikan sekitar 37 warga ke Kanre Rong untuk melanjutkan usahanya. Pasalnya, lokasi wisata tersebut berdiri untuk diperuntuhkan oleh warga Kota Makassar.

“Saat saya masih menjabat, Kanre’ Rong itu ada justru karena teman-teman di sini. Ada sekitar 37 orang dari sini dan saya hafal itu,” ucap Danny Pomanto.

“Tapi jika ada soal itu (disewakan), itu terjadi setelah masa jabatan saya selesai, tapi jika saya masuk kembali, saya akan kembalikan ki’ lagi ke sana,” tegasnya.

Menurut kandidat nomor urut 1 di Pemilihan Wali Kota Makassar 2020 itu, wisata kuliner Kanre’Rong itu tidak diperjualbelikan, tidak dipersewakan. Karena di lokasi tersebut untuk masyarakat kecil.

“Mestinya itu Kanre’ Rong jangan diperjualbelikan, dari kemarin saya kasih tau jangan perjualbelikan itu barang. Karena negara yang siapkan untuk masyarakat kecil. Apalagi, itu hari saya yang juga siapkan modal usaha karena saya dipercaya oleh pihak Bank. Saya tidak pernah ‘jebol’ bank, tapi kalau saya minta ke sana untuk rakyat, Insya’ Allah akan terpenuhi,” urai Danny Pomanto.

BACA JUGA:  Indira Nilai Skenario Penjegalan ADAMA' Sangat Sembrono dan Kerdilkan Demokrasi

Maka dari itu, Danny Pomanto yang berpasangan dengan Fatmawati Rusdi mengajak warga di Kelurahan Timungan Lompoa untuk bersama-sama memenangkan Paslon Wali Kota dengan tagline ‘Adama’.

“Mari kita berasama-sama kembali merebut masa depan kita pada 9 Desember 2020, biar kita punya pegangan lagi,” ucap Danny Pomanto dengan disambut teriakan dari warga “siap, siap”, ‘Adama’.

“Kalau nomor urut 1 menang, warga Sunu akan kembali ke Kanre’Rong. Saya bikin dulu itu (Kanre’Rong) karena inspirasi dari jalan Sunu. Apalagi saat itu, ada yang ingin fitnah saya, saya tidak usaha kasih tau karena kita semua udah tau. Atau sebut saja ‘Balanda’,”kata Danny Pomanto yang ditanggapi langsung oleh warga dengan berteriak ‘Betul itu pak’.

Danny Pomanto pun lalu menghimbau agar warga jalan Sunu mesti berhati-hati dengan orang ‘Balanda’.

“Bukan Belanda ya (itu nama negara) tapi ‘Balanda’, kita harua hati-hati karena ini (Balanda) lebih kejam lagi,” harap Danny Pomanto kepada warga.

“Dan soal itu tadi drainase, memang kita harus keruk lagi. Jadi ‘Tungguma’, Insya’ Allah, kita akan perbaiki semua drainase dan sanitasinya. Semua warga di lorong-lorong harus lebih sehat,” janji Danny Pomanto kepada warga.** (As)

‘PostBanner’

Comment