by

Cicu: Kita Boleh Adu Visi, Misi, dan Janji, Tapi Pak Danny Sudah Membuktikan

Keterangan: Kampanye dialogis Calon Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto di Kelurahan Maricaya, didampingi Andi Rachmatika Dewi, Jum’at (16/10/2020) / foto: ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Tahapan kampanye dialogis Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 berlangsung hapir sebulan dilakukan. Calon Wali Kota (Cawalkot) Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) kembali berdialog bersama warga di Jalan Kijang, Kelurahan Maricayya, Kecamatan Makassar, Jumat (16/10/2020).

Kampanye dialogis kali ini dijaga ketat aparat kepolisian. Tim pengawalan yang turut mendampingi Danny Pomanto pun memperketat protokol kesehatan di masa pandemik Covid-19 saat ini di Kota Anging Mammiri.

‘FooterBanner’


Dalam sambutan di depan warga, Danny Pomanto kembali mengajak warga dan tokoh masyarakat setempat untuk tidak menyia-nyiakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang. Pasalnya, memilih pemimpin itu harus satu. Tidak boleh lebih. Apalagi jika salah menjatuhkan pilihan.

“Coblos nomor satu, sama saja kita jaga program Jagai Anakta. Coblos nomor satu, sama saja kita mendukung permodalan usaha kecil dan mendorong penyediaan pekerjaan lebih luas,” papar Danny Pomanto dalam orasinya.

Dengan mencoblos nomor satu, lanjut arsitek itu, bukan hanya mencoblos Danny-Fatma. Namun, hal itu berarti memilih masa depan warga Kota Makassar.

Kampanye mantan Wali Kota Makassar 2014-2019 kali ini dihadir Ketua DPC Nasdem Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi, atau yang kerap dikenal dengan nama Cicu.

Di hadapan Warga, Cicu kembali mengingatkan untuk tidak salah memilih nantinya. Apalagi, menurutnya, pemilih di Makassar sudah sangat cerdas.

“Pak Danny sudah memmberikan bukti di kepemimpinannya yang lalu. Dan banyak hal yang sudah kita rasakan. Lampu yang ada di lorong ta’. Lorong ta’ jadi bagus. Ketua RT/RW dengan insentif luar biasa, pemandi jenazah, kader posyandu. Itu berkat tangan dingin beliau,” terang Cicu.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa di Pilwalkot kali ini, Danny Pomanto diuntungkan berpasangan dengan Fatmawati Rusdi yang juga dianggap sebagai kader terbaik NasDem.

BACA JUGA:  Danny-Fatma Menang, Nasib Guru PAUD Lorong Cerah Kembali

Bagi Cicu, Fatma merupakan pelengkap program-program yang akan dijalankan nantinya jika kelak Pasangan Calon dengan nomor urut satu ini terpilih.

“Kita berharap di periode kali ini, ibu Fatma melengkapi program bagi ibu-ibu. Karena di sini lebih banyak ibu-ibu yang hadir. Kenapa? Karena hanya perempuan yang pilih perempuan. Kalau bukan kita, siapa lagi?,”terang Cicu.

“Ada 1000 training skill disiapkan untuk ibu-ibu. Dan bahkan untuk bapak-bapak yang ingin memulai usaha. Baik itu untuk UMKM dan lain-lain. Itu kalau Pak Danny terpilih,” tambahnya.

Bahkan, lanjut Cicu, Paslon dengan tagline ‘Adama’ ini, telah menyiapkan program beasiswa untuk anak-anak yang berada di lorong-lorong.

“Itu (program) tidak dipunyai kandidat lain. Jadi, kita boleh beradu visi-misi. Kita boleh beradu janji. Tapi kalau pak Danny sudah membuktikan di periode lalu. Maka InsyaAllah kalau beliau terpilih, janji-janji itu akan beliau laksanakan. Karena sudah terbukti dulu,” bebernya.

Sebagai mantan pasangan Munafri Arifuddin (Appi) di Pilwalkot 2018 lalu, alumni kedokterangigi ini menyampaikan, harapan para tokoh masyarakat di Kelurahan Maricayya untuk dititipkan ke Danny Pomanto-Fatma.

“Jadi Pak Wali, Tomas di kelurahan Maricaya ini mau, kalau 17 Agustus itu, pak Danny wajib hadir di kegiatan-kegiatan. Jadi saya bilang, kalau itu saya jamin. Kalau beliau tidak datang, saya jemput di rumahnya apalagi dekat ji. Itu artinya beliau (Danny) ini bukan orang jauh, tapi bagian dari keluarga besar kelurahan Maricayya,” pungkas Cicu.** (As)

‘PostBanner’

Comment