by

KPU Makassar Gelar DPHP dan DPT, Romi: TMS Hasil Perbaikan Capai 101.949 Orang

Rapat pleno terbuka KPU Kota Makassar, Rabu (14/10/2020), kemarin.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Makassar, telah menggelar pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemuktahiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali kota Makassar tahun 2020 di Hotel Gammara Makassar. Rabu (14/10/2020), kemarin.

Rapat pleno terbuka ini dihadiri oleh komisioner KPU Sulawesi Selatan (Sulsel) dan jajaran komisioner Makassar yang disaksikan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar.

‘FooterBanner’


Saat dikonfirmasi, Komisioner KPU Makassar, divisi data, Romi Harminto menjelaskan bahwa dari hasil pleno ini telah menetapkan DPT untuk Pilkada Makassar yakni 901.087 pemilih.

“Jadi tambahan sekitar 100 lebih atau sebutan 1.003.036 pemilih tambahan baru seperti di lapas dan rutan. Karena sebelumnya total dari DPS 899932 hasil coklit”, jelas Romi.

Selain itu, Romi mengatakan bahwa berdasarkan rekapitulasi di 15 Kecamatan di Kota Makassar, mulai tingkat Kelurahan hingga Kecamatan itu total pemilih A1-KWK mencapai 899.932 orang. Dimana, lanjut Romi, Laki – laki sebanyak 435.407 orang dan perempuan berjumlah 464.525 orang.

BACA JUGA:  Empat Pelukis Muda Pendatang Baru Terpilih dari 10 Karya Terbaik di Painting Exhibition Sulsel 2020

Lebih lanjut, ia menyampaikan, dengan berjalanya waktu tahapan perbaikan untuk masuk DPT itu bertambah pemilih baru dengan jumlah 103.104. Sementara pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dari hasil perbaikan mencapai 101.949 orang.

“Kan total pemilih di DPT A1-KWK 899.932 pemilih, ditambah pemilih tambahan baru yakni 103.104 orang. Maka, hasilnya total 1.003.036. Dari 1.003.036, dikurangi data TMS, hasil perbaikan yakni 101.949 orang. Jadi hasilnya yaitu 901.087 DPT”, lanjut Romi.

Selain itu, sesuai titik kordinat jarak TPS. Pihak KPU juga melakukan penambahan jumlah TPS untuk pilkada 2020 di Kota Makassar, penambahhan itu sesuai hasil kajian di lapangan.

“Sebelumnya hasil DPS jumlah TPS hanya 2.390. Sekarang DPT jumlah bertmbah 4 buah TPS sehingga total 2.394. Tersebar di 15 kecamatan dan 145 kelurahan”, terang Romi.

“Dan data yang tersaji untuk dipublikasi ke masyarakat sudah sesuai saran dan masukan Bawaslu serta tanggapan masyarakat kemudian ditindak lanjut”, tutup Romy.(As)

‘PostBanner’

Comment