by

Di Hadapan Danny Pomanto, Warga Malimongan Tua: Era Pak DP, Lorong Kami dari Kumuh Jadi Bersih dan Hijau

Keterangan: Calon Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, saat bersilaturahmi di Kelurahan Malimongan Tua Kecamatan Wajo, Selasa (13/10/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Calon Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto), kembali gelar safari politik di Kelurahan Malimongan Tua Kecamatan Wajo, Selasa (13/10/2020).

Di kampanye dialogis ini, Danny Pomanto kembali mengingatkan warga untuk tidak salah memilih pemimpin di Pemilihan Wali Kota Makassar 2020 nanti.

‘FooterBanner’


“Tanggal 9 Desember 2020 adalah momen dalam menentukan masa depan kita semua, satu suara sangatlah berharga,” jelas mantan Wali Kota Makassar 2014-2019 itu.

Lebih lanjut, Danny Pomanto menyampaikan bahwa bukti itu selalu diawali dengan tanda-tanda. Dan tanda-tanda itulah akan menuntun kita untuk membaca peristiwa ke depan yang akan terjadi.

“Hujan itu selalu diawali tanda-tanda, ada mendung. Sama halnya dengan memilih pemimpin, jika ada tanda-tanda suka menzalimi orang maka itu pertanda yang buruk. Jika ada yang suka berjanji namun tidak masuk diakal itu juga tanda-tanda yang tidak baik,” kata Danny Pomanto.

Oleh karena itu Danny-Fatma sudah memberikan tanda-tanda dan hanya ‘ADAMA’ yang punya perwakilan perempuan.

BACA JUGA:  Komisi D DPRD Makassar Usulkan WFH ke Pimpinan, Kenapa?

“Hanya pasangan Danny-Fatma yang memiliki pasangan perwakilan perempuan, artinya tanda-tanda itu sudah ada bahwa ke depan perempuan akan mendapat perhatian yang lebih, ada ibu Fatma, karena hanya perempuanlah yang mengerti perempuan itu sendiri,” terang Danny Pomanto.

Di lokasi yang sama, Fitri, warga Malimongan Tua, sangat berterima kasih kepada Danny Pomanto atas program kerjanya selama memimpin kota Makassar.

“Yang kami ingin sampaikan di tempat ini adalah ucapan terima kasih kepada pak DP. Di era pak DP lorong kami dari gelap menjadi terang, ada program Lampu Lorong, kemudian dari kumuh menjadi lorong yang bersih dan hijau, itu karena ada program Lorong Garden dan itu bukan lagi tanda tapi bukti dan jadi catatan sejarah buat kami warga lorong, terima kasih banyak pak DP,” tuturnya.** (As)

‘PostBanner’

Comment