by

Dukung ADAMA, Tokoh Masyarakat Ujung Tanah: Satu Tetap Satu, Kesabaran Membawa Kemenangan

Keterangan: Danny Pomanto) saat memimpin doa bersama warga Jalan Kalimantan, Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (09/10/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com – Makassar. Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) kembali menggelar kampanye dialogisnya di Jalan Kalimantan, Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (09/10/2020).

Safari politik mantan Wali Kota Makassar (204-2019) ini dihadiri puluhan warga, termasuk sejumlah tokoh masyarakat.

‘FooterBanner’


Di kesempatan ini, ahli arsitek itu mendengar beragam aspirasi dari warga. Salah satunya yang disampaikan Abdullah Azis Sangkala yang merupakan tokoh masyarakat yang berdomisili di RT B RW 01.

Di hadapan Danny Pomanto, dia mengatakan bahwa Danny – Fatma tinggal melanjutkan pembangunan yang sudah ada.

“Pokoknya sudah tersedia semua. Dan apa yang belum beres dibereskan dan dilengkapi. Artinya, tidak mau menagih lagi, harus bangun ini bangun itu. Karena sudah semua mi ku rasakan, tinggal dilanjutkan saja. Dan lebih maju lagi. Itulah harapan saya selaku tomas Kelurahan Ujung Tanah,” kata Azis usai kampanye berlangsung.

Lebih lanjut, Azis menyampaikan, perjuangan warga ini akan dibarengi dengan kesabaran. Seperti pengalaman di Pilwalkot 2018 lalu yang dimenangkan kotak kosong.

“Jangan sampai ada membandingkan dengan kandidat lain. Satu tetap satu. Kalau ada menggonggong, kita tetap diam dan sabar. Seperti pengalaman kotak kosong, kita diberi kesabaran jadi menang. Mudah-mudahan dia (Danny Pomanto) naik melanjuti apa yang sudah dinikmati sekarang, utamanya masyarakat Ujung Tanah,” harap Azis.

Dalam kesempatan ini, warga lainnya pun diberi waktu untuk menyampaikan pendapat hingga keluhan.

Hasni misalnya. Dirinya Berharap agar pembayaran atau iuran sampah tidak dinaikkan jika Danny Pomanto kembali memimpin Makassar.

BACA JUGA:  Berkas Lengkap, Penyidik Gakkum KLHK Sulawesi Segera Limpahkan Kasus Kayu Ilegal Ke Kejaksaan

Danny Pomanto pun langsung menaggapi keluhan warga tersebut. Ia menegaskan jika hal itu tidak akan terjadi.

“Saya tidak naikkan iuran sampah. Saya punya konsep di lorong. Kalau warga pilah sampahnya, tidak usah bayar. Kalau tidak pilah, harus bayar. Ini program namanya,” timpalnya.

Maka dari itu, Danny Pomanto mengajak warga setempat untuk tidak salah memilih calon pemimpin yang jatuh pada 9 Desember 2020 mendatang.

Bahkan, dirinya mengingatkan, jika ingin memilih pemimpin itu, sudah ada tanda di dalam tuntunan agama.

“Dalam tuntunan agama sangat jelas, kalau kita ingin menginginkan masa depan kita lihat tanda-tanda. Begitu juga dengan masa lalu kita lihat bukti-bukti. Artinya, lebih baik satu bukti dari 1000 janji,” tutur Danny Pomanto.

Danny Pomanto pun menegaskan, jangan pernah salah memilih pemimpin. Sehingga di kesempatan ini, sekaligus dia memberi edukasi agar warga tidak salah memilih nantinya.

“9 Desember tidak lama lagi. Dua bulan lagi. Di situ nasib kita ditentukan. Apakah baik atau buruk. Siapa yang tentukan? kita sendiri. Salah mencoblos, bisa menderita 5 tahun. Saya punya pengalaman salah mencoblos. Makanya hati-hati dengan tipu daya dan bujuk rayu. Hati-hati,” tegas Danny Pomanto.

Turut serta di kegiatan kampanye dialogis, diantaranya, Jubir Pahlevi (Pope) Fraksi Gerindra dapil 2, Ichsan Gerindra kota makassar, Idrus Partai Nasdem, Saing Partai Berkarya, dan Eman dari PBB.** (As)

‘PostBanner’

Comment