by

Kampanye di Sudiang, Begini Respon Danny Pomanto Terhadap Keluh Kesah Warga

Keterangan: Calon Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto saat kampanye di Sudiang, Selasa (06/10/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Fatmawati Rusdi, di setiap safari politik terus menerima keluh kesah.

Kali ini, keluhan datang dari Warga dan tokoh masyarakat Sudiang. Mereka mengeluhkan persoalan seperti infrastruktur, banjir, pengelolaan fasum dan lampu jalan.

‘FooterBanner’


Salah satu Ketua Pembangunan Gereja Kenaan, Oktavianus, menyampaikan keluhan tersebut kepada mantan Wali Kota Makassar 2014-2019 itu saat melakukan dialog.

“Apa yang disampaikan pak Danny tadi saya rasakan bersama pendeta-pendeta saya, disambut hangat ketika berkunjung ke kediaman beliau. Saya sebagai Ketua Pembagunan Gereja Kenaan terima kasih pak Danny atas perhatiannya kepada kami,” jelas Oktavianus.

“Kami dari gereja dan masyarakat lebih ke perbaikan jalan pak, jalan kami yang di depan, yang ada fasum, sering banjir pak, mohon nanti diperhatikan, pak,” harapnya.

Sementara, Rosini yang merupakan warga RW 5 Laikang mendoakan Danny-Fatma agar terpilih. Pasalnya, banyak kandidat masih berjanji sementara Danny Pomanto sudah terbukti kerjanya saat masih menjabat Wali Kota Makassar 2014-2019.

“Memenangkan pak Danny adalah tantangan buat saya. Dulu, lampu jalan mudah kami dapatkan. Sekarang, susahnya minta ampun. Di sana ada titik lampu, sampai sekarang belum ada lampu, pak. Kami sudah usulkan tapi belum ada tanggapan, selain itu ada jalanan juga, pak, tidak terperhatikan,” beber Rosini.

“Kemarin ada kandidat lain yang coba menyampaikan ini-itu, tapi saya cuma bilang kita bersaing secara sehat, jangan cuman berjanji. Justru pak Danny sudah terbukti dan kita akan mengundang bapak berkunjung ke wilayah kami, pak,” tambahnya.

BACA JUGA:  Dinyatakan Bertentangan dengan UUD 1945 Oleh Mahkamah Konstitusi (MK) : Panggilan Paksa Hanya Untuk Perkara Pidana Bukan Hak Angket

Sementara, salah satu Ketua RT hanya berharap agar fasum fasos di wilayahnya dapat berfungsi sebagai prasarana olahraga dan tempat bermain bagi anak-anak.

“Di wilayah kami ini, ada fasum, pak, dan itu tidak difungsikan sama sekali, padahal warga sangat menginginkan untuk dipakai untuk sarana olahraga dan tempat bermain anak-anak, karena selama ini anak-anak kami terpaksa main ke jalan, pak,” tuturnya.

Menjawab beberapa kelurahan warga Sudiang itu, pria berjuluk “Anak Lorongna Makassar” ini menyampaikan jika apa yang dikeluhkan warga saat ini akan menjadi perhatian Danny-Fatma ketika terpilih.

“Insya’ Allah, akan kita benahi semua kembali persoalan jalan, fasum, bantuan masjid dan gereja tetap akan kita bantu nantinya melalui itu semua ada bidang-bidang yang akan turun tangan langsung, makanya Tungguma!,” tegas Danny Pomanto.

“Jadi kami juga punya program Sosial Care, bukan hanya kegiatan sosial, nanti ada juga Community Center yang bisa berdiskusi, sharing, yang di dalamnya ada olahraga, arisan bahkan bisa kawinan,” jelas Danny Pomanto yang disambut teriakan “Satu” oleh warga.

Bahkan, sebelum Danny Pomanto akhiri kampanyenya, dirinya tidak lupa memberikan semangat kepada warga di tengah terik matahari dengan yel-yel “Adama”.

Pekikan “Satu….Satu….Satu…Adama,” menutup kampanye dialogis Danny di Kelurahan Sudiang.**(As)

‘PostBanner’

Comment