by

GMMP Sulsel Sebut RUU Omnibus Law yang Disahkan Telah Menyakiti Hati Rakyat

GMPP Sulsel Sebut RUU Omnibus Law yang Disahkan Telah Menyakiti Hati Rakyat

smartcitymakassar.com – Makassar. Pengurus Garuda Muda Merah Putih (GMMP) Wilayah Sulsel prihatin terhadap pengesahan RUU OmnibuasLaw Cipta Kerja yang menjadi UU dalam hasil diskusi internal bedah UU OmnibusLaw di Kompleks BTP Jalan Kejayaan Kota Makassar.

Diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (5/10/2020), telah mengetok palu tanda disahkannya Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-7 masa persidangan I 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta

‘FooterBanner’


Ketua Komisi Kebijakan Publik,Advokasi, Penegakan Hukum dan HAM GMMP Sulsel Hasrul L mengatakan disahkannya RUU OmnibusLaw Cipta Kerja menjadi UU menyakiti hati Rakyat Indonesia.

BACA JUGA:  Ketagihan Berolahraga, DJ Cewek ini Merasa Badan Fit dan Bentuk Tubuh Ideal

“Pengesahan OmnibusLaw menjadi UU melalu sidang Paripurna DPRI sangat kontradiktif dengan kondisi Ekonomi Negara yang mengalami fluktuasi, Pemerintah harusnya fokus pada RUU yang langsung menyentuh kebutuhan Rakyat, ini malah membuat rakyat sakit hati dan geram”, tegas Hasrul.

Ia menambahkan” UU Omnibuslaw Cipta Kerja yang disahkan salah satunya dominan untuk kepentingan akses pengusaha dalam artian membuka keran lebar-lebar terhadap investor yang secara otomatis akan mengakibatkan masalah yang lebih kompleks untuk pekerja, petani, nelayan serta lingkungan, berdampak pada meningkatnya konflik Agraria dipelosok Negeri”, tutupnya. (Tbr)

‘PostBanner’

Comment