by

Masa Jabatan Wali Kota Makassar Hanya 3 Tahun, Program None-Zunnun Tidak Muluk-Muluk

Keterangan Foto: Calon Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo saat kampanye di Kecamatan Tamalanrea (Ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Mengingat masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020 hanya 3 tahun. Calon Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo (None) minta warga Makassar agar mempertimbangkan segala janji – janji para kandidat.

Masa jabatan tersebut memang berdasarkan undang-undang. Dimana Pemilihan Kepala Daerah (Pilakda) serentak selanjutnya akan dilakukan pada tahun 2024 mendatang.

‘FooterBanner’


Maka dari itu, kandidat nomor urut 4 yang berpasangan dengam Andi Zunnun Amir NH ini tidak muluk – muluk dalam hal program untuk masyarakat Kota Anging Mammiri.

“Karena masa jabatan hanya tiga tahun, kita harus realistis. Kira-kira, apa yang bisa kita lakukan untuk masyarakat. Kalau saya, tidak mau menjanjikan Makassar ini jadi kota terhebat di planet ini. Yang penting, wargaku gampang urus KTP. Itu saja dulu”, jelas None, saat melakukan kampanye di Kecamatan Tamalanrea, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Bukan hanya itu, None mengaku prihatin dengan kondisi saat ini. Dimana warga Tamalanrea, harus ke perbatasan Makassar – Gowa untuk mengurus administrasi kependudukan berupa KTP, KK, hingga Akte Kelahiran. Warga harus meninggalkan pekerjaan dan keluarganya seharian, itupun tidak ada jaminan bisa selesai di hari yang sama.

“Yang terpenting bagi saya, bagaimana hak kependudukan kita bisa lebih cepat dan pasti. Selama ini terlalu birokratis. Itupun belum tentu sehari selesai. Bahkan berbulan-bulan, hanya memegang surat keterangan. Kami programkan, untuk pelayanan administrasi kependudukan cukup di tingkat RT”, jelasnya.

BACA JUGA:  HUT Polairud ke-70, Polda Sulsel Laksanakan Upacara Virtual

Pendelegasian kewenangan ke tingkat RT, kata None, juga akan disertai dengan dana hibah pembangunan untuk RT mulai Rp 15 juta hingga Rp 150 juta. “Soal pendelegasian kewenangan ini, bisa langsung dilakukan setelah pelantikan. Kalau ada yang bilang tidak bisa, itu karena dia tidak mau saja dan tidak kreatif”, tuturnya.

Banyaknya beban yang harus ditanggung warga, juga menjadi perhatian None. Karena itu, iuran BPJS Kesehatan warga akan dibayarkan oleh pemerintah kota. Khususnya, untuk pelayanan Kelas III.

“Warga tidak boleh dibebani dengan biaya perawatan rumah sakit. Karena itu, pemerintah kota akan membayarkan iuran BPJS Kesehatan mereka. Bukan satu tahun, tapi langsung dibayarkan lima tahun”, terangnya.

Terlebih lagi, dirinya menambahkan, seluruh programnya bersama wakilnya Andi Zunnun Armin NH, bisa dituntaskan dalam tiga tahun masa jabatannya.

“Jangan ada keraguan. Karena saya paham betul bagaimana sistem pemerintahan. Saya pernah delapan kali jadi kepala dinas, saya pernah menjadi Bupati di Luwu Timur. Ini hanya tiga tahun, seluruh program saya bisa selesai dalam tiga tahun”, pungkasnya.

Sekedar diketahui, kampanye di Kecamatan Tamalanrea, None memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi sejumlah titik. Antara lain, di BTN Antara, BTP, Bontoramba, dan Kelurahan Kapasa**(AS)

‘PostBanner’

Comment