by

Suaib Pasang dan Tim Pendamping LBH Makassar Diduga Diintimidasi, Hery Wiyanto: Itu Pernyataan Agak Berlebihan

Direktur Kepolisian Perairan dan Udara ( Dirpolairud) Polda Sulsel, Kombes Pol Hery Wiyanto.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Menghadiri undangan klarifikasi Dit Polairud Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), nelayan Pulau Kodingareng Lompo, Suaib Pasang beserta tim pendamping hukum dari LBH Makassar diduga mendapat intimidasi.

Melalui siaran press YLBHI, KontraS & LBH Makassar, Direktur LBH Makassar, Muhammad Haedir mengatakan bahwa saat pihaknya melakukan pendampingan terhadap Suaib Pasang saat memenuhi undangan Dit Polair Polda Sulsel ia mendapat intimidasi.

‘FooterBanner’


Saat dikonfirmasi via WhatsApp (WA), Direktur LBH Makassar, Haedir membenarkan hal tersebut. Menurut Haedir, tim pendamping hukum Suaib Pasang dibentak.

“Iye, itu benar dik. Mereka dibentak saat mendampingi salah seorang nelayan kodingareng”, jelas Haedir.

Disinggung soal adanya penarikan hingga adanya keluar bahasa kotor yang dilontarkan oleh pihak penyidik. Menurut Haedir, itu sesuai laporan tim yang mendampingi nelayan tersebut (Suaib Pasang).

“Iya, cuma bukan saya yang mengalami. Tapi ini keterangan dari tim LBH yang mendampingi Suaib Pasang”, terangnya.

Sementara, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara ( Dirpolairud) Polda Sulsel, Kombes Pol Hery Wiyanto menyampaikan jika hal yang disampaikan oleh pihak YLBHI, KontraS dan LBH Makassar tidak benar dan dinilai berlebihan.

BACA JUGA:  Hasil Survei dari Salah Satu 'Raja Survei' dan Kredibel di Indonesia: Danny-Fatma Unggul Jauh di Posisi Teratas, 40 Persen!

“Kejadian tersebut tidak sampai begitu mas, memang ada salah paham saat mengitrogasi. Namun, tidak sampai begitu ceritanya dan saat ini perwira Gakkum sudah menengahi kejadian tersebut”, jelas Hery Wiyanto. Jum’at (2/10/2020), malam.

Lebih lanjut, Hery Wiyanto kembali menjelaskan bahwa dalam undangan klarifikasi nelayan Kodingaren tersebut tidak perlu didampingi. Namun, jika ingin didampingi pun tidak masalah.

“Sebenarnya tidak apa kalau tidak didampingi, karena ini hanya undangan klarifikasi dan itu belum projustitia karena masih dalam penyelidikan. Tapi, tidak masalah juga jika yang diintrogasi ingin di dampingi”, terangnya.

“Dan soal pernyataan dari LBH tersebut nggak ada itu mas, berlebihan itu. Saya sudah panggil juga penyidiknya”, tegas Hery Wiyanto.(As)

‘PostBanner’

Comment