by

Kampanye di Suangga, Kandidat Nomor 1 Respon Unek-Unek Komunitas Perempuan dan Majelis Taklim

Keterangan: Calon Wali Kota Makassar, Mohamamd Ramdhan Pomanto, Kamis (01/10/2020), saat kampanye di Kelurahan Suangga / foto: ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Calon Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melakukan kampanye di Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Kamis (1/10/2020).

Di hadapan Danny Pomanto, warga di kelurahan tersebut meminta agar mantan Wali Kota Makassar 2014 – 2019 itu menghidupkan komunitas perempuan dan majelis taklim di Kota Makassar.

‘FooterBanner’


Santi, salah seorang warga di sana, mengaku, semenjak Danny Pomanto tidak memimpin, komunitas perempuan dan majelis taklim di Kota Daeng ini tidak hidup.

Itu terjadi, lanjut Santi, banyak kegiatan komunitas perempuan yang tidak bisa berjalan karena tidak ada dukungan dari pemerintah saat ini.

“Majelis taklim harus kembali diberikan ruang ikut membangun Kota Makassar,” ujar Santi.

Selain itu, Santi menyampaikan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, dirinya berharap agar pemerintah bisa memberikan wadah kepada perempuan.

“Ini demi menggerakkan ekonomi. Tapi sayangnya pemerintahan saat ini, datang ke lorong melihat kondisi perempuan saja tidak pernah,” beber Santi.

Sementara, Danny Pomanto yang kampanye masuk ke dalam lorong-lorong mendengar Keluhan warga Makassar. Khususnya kondisi di tengah pandemi. Ia mengaku tidak akan memberikan janji kepada masyarakat, tapi akan menawarkan program.

BACA JUGA:  Pakar Transportasi UNHAS Isran Ramli Kembali Nahkodai FSTPT se-Indonesia

“Kalau program ada tolak ukurnya. Tidak piti-piti kanai alias hoaks,” jelas arsitek ini.

“Dan khusus kelompok perempuan, saya akan konsisten memperjuangkan kepentingan perempuan di Kota Makassar. Karena itu salah satu alasan kami memilih Ibu Fatma sebagai wakil,” ungkapnya.

Kehadiran Fatmawati Rusdi di pemerintah Kota Makassar, lanjut Danny Pomanto, akan menjadi jalan bagi penyelesaian permasalahan perempuan di Makassar.

“Hanya perempuan yang mengerti masalah perempuan,” singkatnya.

Dalam kampanye kandidat nomor urut 1 di Kecamatan Tallo ini tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sebelum dan sesudah pertemuan, ada petugas yang langsung melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Bukan hanya itu, warga yang hadir dalam kampanye diminta menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun. Bahkan, anak-anak tidak diperbolehkan hadir di lokasi kampanye.** (As)

‘PostBanner’

Comment