by

Hentikan Kampanye yang Langgar Aturan, Pengamat: Para Kandidat, Bisa Beri Contoh Kepemimpinan

Pengamat Politik dan Kebangsaan, Arqam Azikin.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Kali ini, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 12 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) sedikit berbeda. Pasalnya, pemilihan ini akan dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19. Dimana, jika dicermati, kasus virus yang bermula dari Wuhan, Cina ini terus bertambah.

Maka dari itu, ini menjadi tugas tambah bagi pihak penyelenggara untuk antisipasi pancingan massak dalam masa kampanye dan itu jelas di peraturan KPU yakni, hanya memperbolehkan 50 orang.

‘FooterBanner’


Pengamat Politik dan Kebangsaan, Arqam Azikin mengatakan, melihat kasus pandemi Covid-19 terus meningkat. Arqam menegaskan, pihak penyelenggara harus sedikit tegas kepada seluruh Calon Kepala Daerah (Cakada) dan Calon Wakil Kepala Daerah (Cawakada) agar tidak mengumpulkam massa melewati aturan PKPU.

“Kan aturannya sudah jelas di PKPU, dilaranh mengumpulkam massa dengan jumlah besar (max, 50 orang) pada lokasi kampanye. Jadi, penyelenggara harus mengingatkan kepad tim sukses para kandidat untuk tidak memancing massa untuk ikut berkampanye”, kata Arqam melalui via WhatsApp. Kamis (1/10/2020).

Bukan hanya saat kampanye, lanjut Arqam, KPU juga harus menegaskan agar posko – posko tim sukses juga tidak boleh melakukan perkumpulan massa, baik itu luar ruanganan maupun dalam ruangan.

BACA JUGA:  Sebanyak 2.468 Surat Suara Tak Layak Pakai, Asrar: Kami akan Lapor untuk Digantikan

Maka dari itu, Arqam berharap, para kandidat, tim Partai Politik (Parpol) dan tim sukses bisa mematuhi aturan protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah.

“Bila ada calon yang melanggar aturan tersebut dalam masa kampanye, sebaiknya KPU dan Bawaslu dengan koordinasi aparat keamanan bisa menghentikan kampanye tersebut hingga terpenuhi sesuai aturan yang telah ditetapkan”, tegas dosen Unismu Makassar itu.

Ia berharap agar Pilkada 2020 di Sulsel, KPU, Bawaslu, elit Parpol, tim relawan dan para Pasangan Calon (Paslon) kepala daerah untuk selalu mengedepankan dan memperhatikan protokol kesehatan demi menjaga keamanan masyarakat dalam setiap aktiviatas masa kampanye dari virus yang kerap didengar dengan nama virus Corona ini.

Bukan hanya itu, Arqam juga berharap agar semua komponen terkait dalam kegiatan Pilkada 2020 senantiasa selalu koordinasi dengan pihak Polri dan TNI untuk antisipasi bersama menjaga keamanan wilayah.

“Dengan kerjasama yang baik tersebut, kita semua juga bersama – sama memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona di Sulsel”, harap Arqam.(As)

‘PostBanner’

Comment