by

None-Zunnun Prioritaskan Kebutuhan Dasar Warga: Kesehatan, Pendidikan, dan Administrasi Kependudukan

Keterangan Foto: Calon Wali Kota Makassar 2020, Irman Yasin Limpo (Ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Calon Wali Kota (Cawalkot) Makassar , Irman Yasin Limpo atau yang kerap disapa None kembali mengunjungi sejumlah titik untuk melakukan kampanye. Senin (28/9/2020).

Diketahui, titik kampanye yang dikunjungi None hari ini, antara lain di Jalan Teuku Umar, Jalan Tinumbu, Jalan Korban 40.000 Jiwa, Jalan Juanda, dan di Jalan Indah Pannampu.

‘FooterBanner’


Di hadapan warga, None menyampaikan bahwa program yang ia akan lakukan buat masyarakat Kota Anging Mammiri sangat sederhana. Menurutnya, yang terpenting kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi.

“Tidak perlu kita membahas kota dunia, jika kebutuhan dasar warga masih bersoal. Program saya tidak muluk-muluk, yang penting kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan mereka bahagia”, ungkap None.

Lebih lanjut, kandidat yang berpasangan Andi Zunnun Amir NH dengan tagline ‘IMUN’ ini mengungkapkan, kebutuhan dasar masyarakat terkait tiga hal. Kesehatan, Pendidikan, dan Administrasi Kependudukan.

“Insya’ Allah jika saya dan Andi Zunnun terpilih, pemerintah kota akan membayarkan iuran BPJS Kesehatan masyarakat, dan fasilitas kesehatan akan diperbaiki,” ujarnya.

BACA JUGA:  Putri Asal Bugis Ini Raih Prestasi Nasional Menjadi Duta Parlemen Remaja

Terkait pelayanan administrasi kependudukan saat ini, kata None, masyarakat masih dipersulit dalam mengurus haknya untuk mendapatkan legalitas administrasi kependudukan.

“Untuk mengurus KTP, KK sampai Akte Kelahiran, kita harus tinggalkan pekerjaan kita seharian. Antre berjam – jam, itupun belum tentu selesai. Padahal, kita ini cuma urus hak kita sebagai warga negara”, jelasnya

Maka dari itu, jika terpilih di Pilwalkot Makassar 2020 kelak, pengurusan administrasi kependudukan akan dipindahkan ke tingkat RT.

“Kalau ada yang bilang tidak bisa, itu karena dia tidak mau. Saya paham sekali soal pemerintahan. Program saya memang beda, tapi itulah saya. KTP harus cepat, itu mo dulu”, pungkas None**(AS)

‘PostBanner’

Comment