by

Sukses Program Lorong Garden, Danny-Fatma Siap Sulap Lorong-Lorong Menjadi Destinasi Wisata, Ini Tujuannya

Paslon Wali Kota Makassar 2020, Moh. Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Program penataan lorong – lorong warga Kota Anging Mammiri tetap menjadi perhatian Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) – Fatmawati Rusdi.

Saat periode pertama, Danny Pomanto sukses dengan program ‘Lorong Garden’. Dan kali ini, dengan bersama Fatma, Danny Pomanto akan kembali dengam ‘Lorong Wisata.

‘FooterBanner’


Paslon Wali Kota Makassar dengan nomor urut 1 ini akan membenahi sekitar 5.000 ribu lorong menjadi Lorong Wisata. Lorong Wisata sendiri, bukan hanya dinikmati oleh warga yang bermukin dilokasi tersebut. Namun itu bisa dijadikan destinasi wisata bahkan hadirnya lorong ini bisa menambah perekonomian warga Makassar.

“Jadi prinsip dari lorong wisata, uang yang datang ke lorong, bukan warga lorong yang bawa uang keluar lorong”, Danny Pomanto. Sabtu (26/9/2020).

Setelah lorong tersebut dihadirkan, kata Danny Pomanto, warga akan terlebih dahulu mendapat pembinaan dari pemerintah. Setelah itu, lanjut ahli arsitek itu, warga Makassar bisa menjajakan ragam kuliner khas Sulawesi Selatan (Sulsel) kepada pengunjung.

“Misalnya bakso, coto, kopi toraja, kuliner yang paling enak kita sebar di semua lorong. Tentunya dengan standarnisasi mumpuni”, terangnya.

Sementara, untuk promosi lorong- lorong wisata nanti, lanjut Danny Pomanto, itu sudah menjadi tugas pemerintah. Dan untuk merealisasikan itu, akan disiapkan mobil listrik sebagai transportasi penunjang antar lorong.

BACA JUGA:  Terima Keluhan Warga Makassar selama Kampanye, Danny Pomanto Akan Beri Prioritas

“Mobil listrik itu gratis yang akan dipakai pengunjung untuk masuk dari lorong ke lorong”, ungkap Danny Pomanto.

Sesungguhnya upaya pemberdayaan lorong telah berjalan saat Danny Pomanto menjadi Wali Kota Makassar periode lalu. Berawal dari lorong tidak rantasa’, Lorong Garden, hingga Badan Usaha Lorong.

Bahkan Danny menyampaikan, seluruh program ini dimaksudkan untuk memperbaiki kondisi lorong yang sebelumnya kumuh menjadi asri, sejuk, dan indah. Selain itu, tentunya bisa berdaya guna untuk warga.

“Jadi lorong wisata pengembangan yang sudah ada sebelumnya. Ini serialnya. Ini mi pemungkasnya. Dengan ini semua kita berharap ada UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) bisa berkembang dari lorong”, ungkapnya.

Bukan hanya itu, selain pembentukan 5.000 lorong wisata dalam misi restorasi ruang Kota inklusif menuju Kota nyaman kelas dunia yang sombere dan smart city. Masih ada deretan program strategis lainnya.

Mulai penataan total sistem persampahan, peningkatan jejaring smart pedestrian dan koridor hijau kota, percepatan pembangunan sistem dan infrastruktur yang inklusif, serta percepatan Makassar menjadi liveable city dan resilient city. (*As)

‘PostBanner’

Comment