by

Up-Dev Series Makassar Digital Valley Bulan September Bahas Tren Teknologi dan Pemograman

Keterangan Foto: Up-Dev Series Makassar Digital Valley bulan September membahas tren teknologi dan seputar pemrograman

Smartcitymakassar.com – Makassar. Makassar Digital Valley sebagai Inkubator Bisnis ICT ke-4 yang dikembangkan oleh TELKOM Indonesia untuk melengkapi ekosistem kreatif digital yang bertujuan untuk meningkatkan akselerasi jumlah pengembang untuk aplikasi, games, edutainment, music, animation dan software services di Kawasan Timur Indonesia.

Up-Dev Series, salah satu program bulanan Makassar Digital Valley yang mana Expert dalam bentuk Workshop Technical, membahas tren teknologi maupun seputar pemrograman.

‘FooterBanner’


Di bulan September ini, Makassar Digital Valley kembali menghadirkan program Up-Dev Series yang sesi ini dibawakan oleh CEO Kotak Narsis, Panji Putra Dwiarya Aritanto. Event ini berlangsung melalui Video Conference pada Rabu (23/9).

Mengawali sesinya, Panji Putra Dwiarya Aritanto mengenalkan tentang konsep dasar dari teknologi IoT, selain itu membahas implementasi IoT di berbagai bidang kehidupan seperti penerapan Smart Home, Smart City serta menjelaskan teknis pemrograman dalam IoT.

BACA JUGA:  Supra Menampik Informasi Soal Ide Insentif Rp 1 Juta bagi Ketua RT RW di Makassar Bukan dari Danny Pomanto

“Saat ini berbagai sektor kehidupan telah tersentuh teknologi, salah satunya di bidang pertanian. Menggunakan teknologi IoT yang dapat memudahkan kebutuhan para petani. Saya berharap sharing ini dapat memberi dampak bagi teman-teman agar bisa mengembangkan layanan yang bermanfaat di sekitar kita,” ujar Panji Putra dalam sesinya.

General Manager Makassar Digital Valley, Ibu S. Ariyani menyampaikan bahwa program Up-Dev Series kembali dihadirkan bulan September ini. Tren teknologi maupun dunia pemrograman senantiasa update setiap waktunya sehingga penting untuk terus memiliki keinginan besar untuk belajar.

“Sesi Up-Dev Series ini semoga bisa menambah pengetahuan para peserta. Yang terpenting bisa diimplementasikan melalui project sederhana dahulu hingga bisa mengembangkan solusi digital melalui Software yang bisa digunakan di masyarakat,” pungkasnya**(Jen)

‘PostBanner’

Comment