by

Sah Sebagai Paslon Wali Kota Makassar, Imun Tidak Akan Mobilisasi Massa Saat Pengundian, Ini Alasannya

LO Paslon Wali Kota Makassar, Irman Yasin limpo – A Zunnun Amir NH, Fajri dan Ardiansyah saat menerima berkas penetapan.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar akhirnya menetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota Makassar 2020. Salah satunya Paslon Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH di Kantor KPU Kota Makassar. Rabu (23/9/2020).

Diketahui, Paslon dengan tagline ‘Imun’ ini diusung tiga Partai Politik (Parpol) dengan total kursi terbanyak di Pilwalkot Makassar, yakni 15 kursi.

‘FooterBanner’


Juru Bicara (Jubir) ‘Imun’, Muwaffiq Nurimansyah mengatakan, dengan ditetapkan jagoannya di Pilkada Makassar, maka seluruh tim, relawan, dan simpatisan, akan bekerja ekstra untuk memenangkan kontestasi lima tahunan ini. Apalagi, untuk pertarungan tahap pertama, sudah dimenangkan.

“Pertarungan di Pilwalkot Makassar ini ada dua tahapan. Pertama, pertarungan mendapatkan dukungan parpol. Dan alhamdulillah untuk pertarungan ini, kami telah berhasil memenangkan, karena Pak Irman dan Pak Zunnun diusung oleh tiga parpol dengan jumlah kursi terbesar dibanding tiga kandidat lain, yakni 15 kursi. Kedua, tentu saja pertarungan di TPS”, jelas Muwaffik.

BACA JUGA:  Jelang Pilwali Makassar, Pengamat: Pilih Calon yang Programnya Terukur dan Bukan Hanya Bualan Semata

Selain itu, dirinya mengungkapkan, dengan mendapat dukungan 15 kursi, tentu menjadi modal awal yang cukup besar bagi Irman – Zunnun untuk memenangkan kontestasi. Ditambah lagi dengan Parpol pengusung yang sangat solid.

“InsyaAllah, kita akan memenangkan pertarungan selanjutnya, yakni di TPS,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menurutkan, untuk tahapan berikutnya di KPU Makassar, yakni pengundian nomor urut, Irman – Zunnun tidak akan memobilisasi relawan dan simpatisannya.

“Kami tetap konsisten untuk mematuhi protokol kesehatan, untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19”, pungkasnya. (*As)

‘PostBanner’

Comment