by

Berikut ASN yang Diduga Tidak Bisa Menjaga Netralitas

Ilustrasi ASN di Pilakda.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Soal keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar telah dilimpahkan ke Komisi ASN.

Komisioner Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar, divisi penindakan, Sri Wahyuni menyampaikan jika pihaknya telah mengirim rekomendasi kepada KASN dengan status temuan pelanggaran kode etik dan netralitas.

‘FooterBanner’


“Kita sudah mengirimnya dek, jadi kami tinggal menunggu keputusan dari KASN”, ujar Sri saat dikonfirmasi via WhatsApp(WA). Rabu (16/9/2020).

Saat ini, ada 3 ASN yang menjadi temuan Bawaslu Kota Makassar, yakni Camat Mamajang, Fadly Wellang dengan diduga melakukan pelanggaran dengan memposting (menshare) sekaligus me’like’ bakal Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Makassar yang sama.

BACA JUGA:  Danny Terima Kunjungan Komunitas Pendukung Adama, Syahar: Hadir Karena Hati dan Ikhlas

“Dan untuk yang 2 ASN yang juga terlibat dalam pengantaran kandidat yakni, Dr. H. Abd. Rahman Qayyum dan Drg. Sulpiah yang terlibat dengan ikut mengantar kandidat yang berbeda saat pendaftaran di KPU Makassar. Dan mereka menggunakan atribut yang sama digunakan Paslon”, ungkap Sri.

Kedua ASN yang ikut terlibat dalam pengantaran berdasarkan temuan dari Panwas Kecamatan Manggala dengan nomor : 001/TM/PW/Cam.Manggala/27.01/IX/2020.(As)

‘PostBanner’

Comment