by

Nurani Strategic Prediksi Dua Paslon Tunggal di Soppeng dan Gowa Menang di Atas 70 Persen

Direktur Nurani Strategic, Dr. Nurmal Idrus.(ist)

Smartcitymakassar.com – Soppeng. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sulawesi Selatan (Sulsel) dipastikan akan kembali menyisakan dua daerah dengan peserta hanya satu Pasangan Calon (Paslon). Kedua daerah itu adalah Gowa dan Soppeng.

Hal itu dipastikan setelah pihak penyelenggara dimasing – masing wilayah itu memperpanjang pendaftaran. Namun tetap tudak ada kandidat baru yang mendaftar.

‘FooterBanner’


Terkait dengan hal itu, Lembaga Konsultan Politik Nurani Strategic memprediksi tidak akan ada pergeseran.

“Kami memprediksi kisah keperkasaan Kolom Kosong (KOKO) di Pilkawa 2018 di Sulsel tak terulang lagi. Ketika itu KOKO sanggup menang di Makassar sementara di Bone dan Enrenkang mampu membukukan perolehan di atas 30 persen”, kata Direktur Nurani Strategic, Dr. Nurmal Idrus, Minggu (13/9).

“Sebab, Keunggulan dua Paslon tunggal di Gowa dan Soppeng kami prediksi di atas 70 persen”, tambahnya

Selain itu, Ia menyebut keunggulan elektoral kedua figur ini di daerahnya masing-masing memang sulit tertahankan. Nurmal membeberkan hasil analisisnya di Gowa dan Soppeng lewat jajak pendapat yang dilakukan lembaganya, tanggal 16- 21 Juni 2020.

“Keunggulan popularitas mereka di atas 80 persen, Adnan di angka 87 persen, Kaswadi Razak di angka 89 persen. Keunggulan mereka sangat sulit tertandingi karena nyaris semua pemilih mengetahui siapa mereka”, terang Nurmal

Di Gowa, popularitas tertinggi berikutnya dimiliki Amir Uskara (77%), Darmawangsyah Muin (72%) dan Abdul Rauf Mallagani (70%). Sementara di Soppeng, setelah Kaswadi Razak, nama Supriansa berada di posisi kedua dengan (75%), Andi Maparemma (71%), Syamsu Niang (69%), Selle Dalle (67%) dan Luthfi Halide (59%).

BACA JUGA:  Peringati World CleanUp Day 2020 TemanMudaTa Luwu Utara Gelar Aksi Bersih-bersih di Camp Pengungsian Penampung

Untuk keterpilihan, Nurmal membeberkan, Adnan Puritcha di angka 73 persen, dan Andi Kaswadi Razak di angka 75 persen.

“Jika coba dipasangkan dengan calon pasangannya, Adnan – Rauf Mallagani di angka 76 persen atau naik 3 persen, sementara Andi Kaswadi Razak – Luthfi Halide di angka 79 persen atau naik sekira 4 persen”, beber Nurmal.

Untuk partisipasi pemilih, Nurmal memprediksi akan sedikit terdegradasi. Menruutnya, akan turun drastis jika ukuran Pilgub dimana angka partisipasi Gowa 76 persen. Untuk itu, di Pilkada 2020 pihaknya perkirakan turun hingga 62 persen, sementara Soppeng yang dipilgub 2018 mencapai 79 persen akan turun ke angka 68 persen.

“Ini tantangan bagi KPU dan juga kontestan, masalah pandemi membuat banyak yang khawatir ke TPS dan juga sedikitnya calon membuat penetrasi ke TPS menjadi rendah”, tukasnya.

Jajak pendapat dilakukan dengan daring melalui perpaduan cara telepon otomatis dan online di jaringan media sosial FB. Di Soppeng, dari 865 sampel terpilih, ada 422 sampel yang menjawab 3 pertanyaan. Sementara di Gowa dari 963 sampel terpilih, memberikan umpan balik sebanyak 537 sampel.

Keseluruhan sampel di dua kabupaten ini secara proporsional mewakili seluruh kecamatan.

Tiga pertanyaan diberikan kepada sampel yaitu siapa figur yang mereka kenal selama ini di Gowa (boleh menjawab lebih dari dua nama, siapa figur yang mereka inginkan memimpin Gowa (hanya boleh menyebut satu nama) dan apakah pasangan berikut anda akan pilih jika melawan kolom kosong.(*As)

‘PostBanner’

Comment