by

Kepemimpinan NA 63.13 Persen Masyarakat Puas, Ini Kata Mulawarman

Mulawarman (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Dua tahun kepemimpinan Nurdin Abdullah (NA) – Andi Sudirman Sulaiman (ASS) selaku Gubernur dan wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), tingkat kepuasan warga Sulsel menunjukan tren positif. Hal itu berdasarkan hasil survei dari Script Survei Indonesia (SSI). Survei dilaksanakan pada 2 – 15 Agustus 2020 lalu secara acak terhadap 820 responden yang tersebar di kabupaten/kota di Sulsel. Adapun metode yang digunakan adalah Multistage Random Sampling dengan tingkat margin of error 3.5 persen. Adapun hasil survei ini, 63.13 % masyarakat merasa puas, 23.56% merasa tidak puas dan responden yang tidak menjawab atau tidak tahu sebanyak 13.31%. Dalam survei ini ada beberapa sektor atau kategori yang ikut ditanyakan kepada responden.

Menanggapinya, pengamat politik dan sosial Mulawarman mengatakan survei tersebut tidak berdasar atau tidak berangkat dari visi misi Nurdin Abdullah yang dijanjikan ke rakyat. Menurutnya survei ini hanyalah survei opini publik yang mengukur hal hal umum saja seperti kepuasan masyarakat terhadap keamanan, penegakan hukum atau pelayanan publik.

‘FooterBanner’


“Survei ini bukan survei opini tentang kinerja Gubernur berdasarkan visi misi jadi Gubernur. Misalnya menjanjikan pemerintahan yang melayani, inovatif dan berkarakter yang maksudnya menurut visi misi perbaikan tata kelola pemerintahan yang bebas dari praktek KKN berdasarkan teknologi informasi yang fleksibel,” kata Mulawarman, via pesan WhatsApp, Sabtu (5/9/2020) malam.

Tetapi sejak awal hingga tiga hari lalu menjadi Gubernur, kata Mulawarman, terang benderang memperlihatkan ke rakyat Sulsel akan kentalnya praktek KKN dalam tata kelola pemerrintahannya.

BACA JUGA:  Nurani Strategic Prediksi Dua Paslon Tunggal di Soppeng dan Gowa Menang di Atas 70 Persen

“Tiga hari lalu malantik kerabat dekatnya menjadi plt. Inspektorat, padahal baru sehari sebelumnya dilantik jadi sekretaris dan baru dua bulan pangkat golongannya naik sehingga memenuhi syarat jadi plt. Dan banyak lagi praktek KKN,” kata Mulawarman.

Selanjutnya Mulawarman mengatakan belum lagi janji yang lain di visi misinya seperti pembangunan pusat pusat pertumbuhan ekonomi produktif yang baru, juga belum terlihat kebijakan ke arah itu.

“Itu juga pembangunan infrastruktur jalan provinsi sepanjang 1500 KM tidak ada tanda tanda kecuali jalan di Seko,” kata Mulawarman.

“Belum lagi janji bangun 5 rumah sakit regional, baru satu di Pare pare itupun RS Ainun yang ambil alih pembangunannya kemudian dikatakan RS Regional. Itu juga pembangunan rest area baru di Bantaeng itupun proyek percontohan rest area yang kita bisa lihat kondisinya di Bantaeng jauh dari apa yang dijanjikan,” kata Mulawarman.

Olehnya menurut Mulawarman jika lima poin visi misi yang di survei; ia meyakini kepuasan masyarakat jauh dibawah 63.13 persen.

“Bahkan hasil surveinya pasti masyarakat Sulsel kecewa,” katanya.

Bahkan dua tahun ini menurut Mulawarman, Gubernur Nurdiin Abdullah gagal jika berdasarkan lima poin janji visi misinya.

“Karena 3 tahun kedepan tidak cukup waktu untuk menyelesaikan. Sebab akhir tahun keempat hingga tahun kelima adalah tahun pikada khususnya pilgub. Nurdin Abdullah pasti sibuk berpolitik agar bisa oppo,” pungkas Mulawarman. (Ip)

‘PostBanner’

Comment