by

Begini Penjelasan KPU Makassar Setelah Tahap Pendaftaran Paslon

Keterangan Foto: Komisioner KPU Kota Makassar, Gunawan Mashar (AS)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar memulai tahap pendaftaran Pasangan Calon (Paslon) Pilwalkot Makassar 2020 hari Jumat (4/9).

Dari 3 pasangan kandidat yang melakukan penyerahan berkas, ada 1 Partai Politik (Parpol) pengusung Paslon yang tidak diikut sertakan oleh pihak penyelenggara.

‘FooterBanner’


Namun, pencoretan tersebut tidak membuat kandidat pasangan yang bersangkutan gagal. Pasalnya, kuota kursi yang dimiliki melebihi syarat dari pihak penyelenggara yakni 10 kursi di parlemen.

Komisioner KPU Kota Makassar, divisi Teknis, Gunawan Mashar menyampaikan setelah penyerahan berkas Paslon Wali Kota Makassar yang berakhir pada tanggal 6 September 2020 mendatang. Kata Gunawan, akan dilanjutkan ke tahapan tes kesehatan.

“Kan baru 3 pasang kandidat yang telah menyerahkan berkasnya dan mereka semua lengkap dan memenuhi syarat. Akan tetapi, sesuai regulasi, kita akan tetap melakukan verifikasi dan penelitian dokumen untuk mengecek keabsahannya,” jelas Gunawan.

BACA JUGA:  Dapat Inspirasi dari Keluarga, Christine Buka Bisnis Makanan

Apabila ada berkas dinilai keliru, lanjut Gunawan, penyelenggara akan memberikan kesempatan kepada kandidat untuk melakukan perbaikan berkas.

“Tetap ada perbaikan di tahapan, jika yang bersangkutan sudah memperbaiki maka kita tetap akan melakukan verefikasi ulang,” lanjutnya.

Selain itu, Gunawan mengungkapkan, untuk tes kesehatan Paslon Wali Kota Makassar 2020, sesuai jadwal tahapan dilakukan pada tanggal 11 September. Sambung Gunawan, pihaknya masih koordinasi dengan pihak IDI.

“Sesui regulasi tahapan kesehatan pada tangga 11 September mendatang. Hanya saja, kami masih menunggu koordinasi dengan pihak IDI Sulsel.

“Setelah itu, barulah kita masuk ke tanggapan masyarakat terkait Paslon. Kami akan upload dokumen-dokumen kandidat di web KPU dan masyarakat juga bisa tanggapi itu ( berkas kandidat),” tutup Gunawan kepada awak media**(AS)

‘PostBanner’

Comment