by

Deklarasi Irman-Zunnun (Imun), NH ‘Warning’ Kader yang Melanggar

Keterangan Foto: Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Nurdin Halid (Ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Jelang pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota Makassar, Irman Yasin Limpo – Zunnun Nurdin Halid menggelar deklarasi di Celebes Convention Center (CCC) Makassar. Jalan Metro Tanjung Bunga, Rabu (2/9).

Dalam deklarasi ini, turut dihadiri Wakil Ketua Umum (Waketum) partai Golongan Karya (Golkar) Nurdin Halid (NH), Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel, Surya Darma, Wakil Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel, irfan AB.

‘FooterBanner’


Bukan hanya itu, hadir pula Wakil Sekretaris Jendral DPP partai Berkarya, Sumarni Kamaruddin, serta Ketua DPD PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin.

Dalam sambutan Nurdin Halid, dirinya sangat menyakini Bapaslon Walikota Makassar dengan tagline Imun ini bisa membawa Kota Anging Mammiri lebih baik kedepannya.

“Saya yakini itu, karena pak Irman ini memiliki tekad yang kuat. Tapi ini harus didukung oleh tekad partai pengusung sebab tanpa dukungan itu, tidak bisa terwujud”, terang NH.

Selain itu, mantan ketua PSSI ini juga menilai jika saat sekarang, Kota Daeng sangat tidak teratur. Pasalnya, Makassar saat ini memiliki angka pengangguran yang tinggi, kemiskinan yang teeus meningkat.

BACA JUGA:  Laporan Awal Dana Kampanye Paslon Wali Kota Makassar, Danny-Fatma Terbanyak

“Apalagi jika hujan kebanjiran, dan kesembrautan lalulintas, kemacetan dimana – mana. Maka dari itu, saat ini Makassar butuh Imun, apalagi beliau sudah ahli di pemerintahan,” ujarnya.

Bukan hanya itu, mantan Ketua Harian DPD 1 Golkar Sulsel itu kembali menegaskan kepada seluruh kader partai berlambang pohon beringin untuk tidak melanggar keputusan partai.

“Jika itu terjadi, maka partai akan langsung pinggirkan (pecat), dan jika anggota DPRD maka langsung di PAW, jadi pak Irman, jangan ada sedikitpun keraguan terhadap dukungan partai Golkar,” tegas NH.

“Tapi ingat, ini bukan soal Zunnun, tapi ini soal komitmen Golkar, ini soal hasil putusan partai Golkar, jika ada kader yang melanggar, maka langsung di pinggirkan,” pungkas NH**(AS)

‘PostBanner’

Comment