by

Deklarasi ‘Adama’, Pidato Anis Matta: Susah Menghapus Jejak Pak Danny Membesarkan Makassar

Keterangan: Deklarasi Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi Masse di atas kapal pinisi, Kamis (3/9/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Diiringi 200 perahu Nelayan, Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi Masse merapat ke lokasi deklarasi, Jalan Penghibur, Kamis (3/9/2020).

Bapaslon dengan tagline ‘Adama’ menggelar deklarasi pasangan di atas laut dengan menggunakan kapal pinisi yang memang telah melegenda di seluruh dunia.

‘FooterBanner’


Deklarasi pasangan dengan slogan ‘Jangan Biarkan Makassar Mundur Lagi’, dihadiri oleh para petinggi partai pengusung dan pendukung yakni, Wakil Ketua Umum DPP partai Nasdem, Ahmad Ali, Ketua DPW partai Nasdem Sulsel, Rusdi Masse (RMS), Ketua DPD Nasdem Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi.

Bukan hanya itu, Ketua DPD partai Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras, Ketua DPC partai Gerindra Makassar, Eric Horas, Wakil Ketua II DPP PBB, Ketua Umum DPP partai Gelora Indonesia, Muh. Anis Matta beserta jajarannya turut hadir.

Dalam orasi politik, Ketua Umum DPP partai Gelora, Muh. Anis Matta mengatakan, salah satu masalah yamg dialami di Makassar adalah susahnya menghapus jejak mantan Wali Kota Makassar (2014-2018) itu.

“Itulah susahnya, susah menghapus jejak pak Danny Pomanto yang telah membawa Makassar menjadi besar. Untuk itu, saya harapkan agar pasangan ini bisa menjadikan Makassar menjadi ‘Kota Dunia’ dengan skala internasional yang lebih berwibawa,” harap Anis.

“Karena, untuk mewujudkan hal itu, saya lihat hanya Danny-Fatma yang bisa,” tambahnya.

Sementara, Ketua DPD partai Gerindra, Irwan Darmawan Aras, menegaskan agar selurah kader wajib mendukung Danny Pomanto – Fatma Rusdi di Pilwalkot Makassar 2020.

BACA JUGA:  Mantan Legislator DPRD Makassar: Sebelum Jabat Wali Kota, Anggaran Insentif Guru Mengaji 600 Juta. Era Danny Pomanto 3,5 Miliar

“Bukan hanya kader, anggota dewan harus bahu-membahu untuk berjuang memenangkan kandidat Adama di pemilihan nanti,” tegas AIA, akronimnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum DPP partai Nasdem, Ahmad Ali, mengungkap alasan utama partai besutan Surya Paloh itu mengusung Danny – Fatma. Menurut Ahmad Ali, partai Nasdem melihat kinerja Danny Pomanto saat menjabat di periode 2014-2018 sebelumnya.

“Kami melihat capaian kepemimpinan pak Danny selama menjabat sebagai Walikota Makassar tapi sayang kepemimpinannya tidak berlanjut karena banyak orang yang ingin menjegal beliau. Tapi sekarang Nasdem bersama Gerindra mengusung kembali beliau karena kami merindukan kepemimpinan beliau,” ungkapnya.

Bahkan, di hadapan warga Kota Makassar, Ahmad Ali menyampaikan, dukungan ini bukan semata-mata kepentingan Bapaslon Walikota Makassar dengan tageline ‘Adama’. Menurut Ahmad Ali, ini semata -mata kepentingan masyarakat Kota Daeng.

“Jadi ingat, politik itu bukan milik orang uang berduit, bukan milik orang orang tertentu, tapi politik itu milik kita semua, milik rakyat,” terangnya.

“Untuk itu, jika kalian (Danny-Fatma) terpilih, jangan coba- coba hianati rakyat, karena jika itu terjadi, saya yang yang akan pimpin langsung masyarakat untuk melakukan perlawanan,” pesar Ahmad Ali kepada Bapaslon ‘Adama’.** (As)

‘PostBanner’

Comment