by

Hasil Survei SSI IDP-SM 59.51% di Pilkada Lutra, Pengamat: Saya Kaget

Muh. Saifullah (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Lembaga Script Survei Indonesia (SSI) merilis hasil survei untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Senin (31/8/2020). Adapun Survei yang dilakukan pada 3 Agustus -10 Agustus 2020 untuk mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas.

Dari simulasi 3 pasangan calon, hasil survei menunjukkan pasangan Indah Putri Indriani (IDP) – Suaib Mansyur (SM) memperoleh 59.51%, Muh. Thahar Rum (MTR) – Rahmat Laguni (RL) 17.07%, dan Arsyad Kasmar – Andi Sukma (AKAS) 8.29%. Adapun Toleransi kesalahan (margin of error) 4,8 persen dengan derajat kepercayaan 95 persen.

‘FooterBanner’


Menanggapi hal ini, Pengamat politik dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan Publik (PKPK), Muh Saifullah mengatakan pada dasarnya pada kontestasi seperti pilkada ada dua jenis survei yakni survei internal dan survei umum. Adapun survei internal hanya untuk komsumsi interen yang gunanya agar tim pemenang dapat kerja cerdas, terukur dan optimal.

“Nah yang dirilis SSI barusan itu jenis survei umum. Memang dipublis dengan tujuan macam macam, misalnya penggiringan opini publik atau bisa juga menggertak lawan,” kata Saifullah saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2020) malam.

BACA JUGA:  Kumpul Bareng Petani dan Kepala Desa, Andi Etti Diskusi Ranperda Sistem Pertanian Organik

Mengenai hasil survei, Saifullah mengungkapkan terkejut dengan hasil 59.51% IDP. Menurutnya, secara tidak langsung hasil survei SSI ini sudah menangkan IDP disisa waktu tiga bulan ini.

“Ini kalau hasil survei internal yang hasilnya begini berarti kuat sekali ini, tidak ada sebenarnya yang mau maju lawan IDP dan bisa jadi lawan kotak kosong. Tapi kenyataannya malah dua loh lawannya. Makanya saya kaget juga,” ungkap Saifullah.

Apalagi tingginya elektabilitas IDP-SM menurut hasil SSI karena Masyarakat menilai gerakan kemanusiaan penanganan Covid 19 dan Bencana Banjir bandang sangat membantu masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Setahu saya, dana covid dipertanyakan. Warga saat ini masih dihantui banjir saat hujan. Penyebab banjir bandang juga masih tergantung sampai saat ini. Bantuan yang datang kebanyakan dari luar. Sekali lagi makanya saya kaget,” kata Saifullah.

“Tapi salah benarnya hasil SSI yah nanti dibuktikan setelah pencoblosan,” pungkas Saifullah. (Ip)

‘PostBanner’

Comment