by

KPU Makassar Bakal Terapkan Protokol Kesehatan, Danny Pomanto Harap Relawan dan Pendukung Patuhi Protokol Kesehatan

KPU Kota Makassar gelar rapat koordinasi dengan LO Parpol yang melibatkan Kepolisian, TNI, Bawaslu Makassar dan Satgas Covid-19.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar mendapat 4 pendaftar bakal Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Makassar secara bersamaan membuatnya harus melakukan rapat koordinasi.

Rapat tersebut dihadiri oleh LO Parpol, Kepolisian, TNI, Bawaslu, dan Satgas Covid yang dilakukan di hotel Golden Tulip Essential. Jum’at (28/8/2020).

‘FooterBanner’


Dari hasil rapat tersebut, penyelenggara di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar menetapkan bakal Paslon Wali Kota Makassar yang mendaftar pertama adalah Paslon Moh. Ramdhan Pomanto (Danny – Pomanto) – Fatmawati Rusdi Masse (Fatma RMS).

Menanggapi keputusan, Danny Pomanto mengatakan, keputusan KPU Kota Makassar yang menempatkan dirinya sebagai pendaftar merupakan pertanda baik.

Bahkan, Ahli Arsitek itu mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak penyelenggara. Untuk itu, kata Danny Pomanto, segala persyaratan yang dibutuhkan untuk pendaftaran di KPU Kota Makassar telah semuanya dipersiapkan.

“Terima kasih telah diberi kesempatan pertama. Insya Allah’, kami sudah persiapkan semua untuk pendaftaran,” ucap Danny Pomanto. Jum’at (28/8/2020).

BACA JUGA:  (Opini) Pilkada Serentak di Tengah Ancaman Covid 19: Sense of Crisis Keselamatan Rakyat atau Kontestasi Pilkada

Mantan Wali Kota Makassar 2014 – 2018 itu juga meminta kepada relawan dan pendukung yang ingin mengantar mendaftar Paslon Wali Kota Makassar dengan tageline “Adama” di KPU Kota Makassar supaya tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Karena, kita tidak bisa melarang masayarakat untuk menyaksikan itu. Tetapi kita percayakan pada pihak keamanan. Insya Allah semoga semuanya lancar dan diberi kemudahan saat pendaftaran nanti. Saya meminta semua doanya”, harap Danny Pomanto kepada pendukung.

Sekedar diketahui, dalam pendaftaran bakal Paslon Wali Kota Makassar kali ini. Pihak penyelenggara mengeluarkan kebijakan dengan membatasi pendukung untuk datang di KPU Kota Makassar.

Kebijakan tersebut dikeluarkan agar bisa menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 di Kota Makassar yang masih dinilai mengalami peningkatan.(*As)

‘PostBanner’

Comment