by

Begini Tanggapan Akademisi Soal Program “Si Dora” dari Dilan

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) YAPIKA MAKASSAR, Bustang, M.Pd.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Para bakal Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Makassar kini gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Tentu, sosialisasi ini untuk memperkenalkan program – program yang akan dilakukan untuk membangun Kota Makassar kelak jika terpilih nantinya.

Seperti halnya bakal Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal (Deng Ical)-Fadli Ananda (Dokter Pade). Paslon ini, kini mulai aktif mensosialisasikan berbagai programnya.

‘FooterBanner’


Seperti di bidang kesehatan, Paslon dengan tageline “Dilan” ini sedikitnya sudah mengenalkan dua program yakni Jaminan Kesehatan Terpadu Berbasis Digital (Jaket Dilan) dan Satu Dokter Satu RW (Si Dora), di luar kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

Program-program kesehatan tersebut kini juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Mulai dari masyarakat, legislator hingga akademisi. Program kesehatan pasangan representasi dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama ini dipercaya mampu menjawab problematika kesehatan di Kota Makassar. 

Berbicara kedua program ini, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) YAPIKA Makassar, Bustang menyampaikan bahwa program kesehatan dari kandidat pada Pemilu atau Pilkada memang selalu ditunggu masyarakat. Pasalnya, publik tentunya ingin tahu sejauh mana perhatian calon pemimpinnya terhadap sektor vital tersebut.

Akan tetapi, kata Bustang, sejauh ini, dari empat bakal calon kandidat diakuinya baru Dilan yang punya program kesehatan yang progresif.

BACA JUGA:  Legislator Nurul Hidayat: Imun Harga Mati

“Untuk saat ini, kita lihat baru satu kandidat (Dilan) yang punya program kesehatan progresif. Kalau bisa direalisasikan tentunya ini akan menjadi jawaban dari berbagai problematika kesehatan di Kota Makassar”, kata Bustang. Rabu, (26/8/2020).

Untuk itu, dirinya mengaku tertarik dengan program Si Dora yang dicanangkan Dilan. Rencana pasangan ini menghadirkan satu dokter di setiap RW merupakan inovasi yang sangat baik dan sudah lama ditunggu. Bila terealisasi, dipastikan tidak ada lagi masyarakat yang sakit dan terabaikan, tidak diketahui oleh pemerintah. Toh, akses layanan kesehatan menjadi sangat dekat. 

“Program ini luar biasa dan pastinya sangat dinantikan publik. Selama ini, program kesehatan yang paling dekat itu kan home care dan puskesmas keliling. Nah, kalau ada dokter di tiap RW ya lebih hebat lagi karena akses layanan kesehatan semakin dekat. Kalau ada yang sakit, penanganan pertama bisa lebih cepat”, jelas Bustang.

Bukan hanya itu, Bustang membeberkan, sosok seorang Fadli Ananda juga menjadi daya pikat sekaligus jaminan bahwa program kesehatan Dilan dapat direalisasikan.

Pasalnya, orang yang kerap disapa Dokter Pade ini berlatar belakang dokter dan merupakan orang yang sukses mengembangkan RSIA Ananda yang pastinya memiliki koneksi luas di bidang kesehatan tentunya.(*As)

‘PostBanner’

Comment