by

PKS Serahkan Rekomendasi ke IMUN, Deng Ical: Selamat Jalan

Bakal Calon Waki Kota Makassar, Syamsu Rizal (Deng Ical), saat menerima surat tugas dari PKS.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Bakal Calon (Balon) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal menanggapi santai sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah alihkan dukungan ke Bakal Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo (None) – Zunnun Nurdin Halid.

Diketahui sebelumnya, PKS telah menyerahkan surat tugas kepada mantan Wakil Wali Makassar (2013-2018) itu. Akan tetapi, PKS berpaling dan Deng Ical (sapaan akrab Syamsu Rizal) hanya memandang sebagai dinamika dan realitas politik.

‘FooterBanner’


“Ah, itu biasa dalam politik. Ya memang begitulah dinamika dan realitas politik saat ini dan kita harus terima. Kami pilih bersabar dan terus berujang”, jelas Deng Ical, Senin (24/8/2020).

Bukan hanya itu, diketahui bahwa PKS sendiri merupakan partai pertama yang memberi dukungan kepada Deng Ical. Setelah akhirnya berpasangan dengan Fadli Ananda, paket dengan akronim Dilan berhasil mengumpulkan rekomendasi dari PDIP, PKB dan Hanura. Dilan pun komitmen menunggu PKS memberi rekomendasi resmi guna deklarasi, tapi belakangan malah mengabaikan. 

“Kita ikuti semua mekanisme. Tapi kalau yang tidak ikuti mekanisme yang diusung yaa mo apalagi. Itulah realitas politik. Saya imbau seluruh pendukung Dilan untuk tetaplah sabar dalam berjuang”, ucap Ketua PMI Kota Makassar itu..

BACA JUGA:  Jelang Pilwali Makassar, Pengamat: Pilih Calon yang Programnya Terukur dan Bukan Hanya Bualan Semata

Olehnya itu, Deng Ical kembali menegaskan terlepas dari sikap level pusat PKS yang hari ini resmi mengalihkan dukungan ke kandidat lain, pihaknya tetap apresiasi perjuangan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Makassar dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel yang diketahui sudah optimal memperjuangkan Dilan ke DPP, walaupun akhirnya DPP ternyata berkeinginan lain.

Saat disinggung soal rekomendasi PKS kepada Bakal Paslon Wali Kota Makassar dengan tageline ‘Imun’ yang diberikan pada hari ini (Senin, 24 Agustus 2020), Deng Ical mengaku baru tahu dari media.

Pasalnya, belum ada penyampaian resmi dari pengurus PKS bahwa komunikasi resmi yang sedari awal bersama Dilan itu resmi dinafikan.

“Kita sudah ikuti mekanisme, tapi bukan kami yang punya PKS. Jadi, silahkan. Selamat jalan”, tutup Deng Ichal.(*As)

‘PostBanner’

Comment