by

KPU Kota Makassar Menggelar Orientasi PPS, Ini Tujuannya

Komisioner KPU Kota Makassar, divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Endang Sari.(As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menggelar orientasi bagi Panitia Pumutan Suara (PPS) se – Kota Makassar di Four Points by Sheraton yang dihadiri oleh perwakilan dari KPU provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) sebagai narasumber.

Orinetasi tersebut dilakukan dari tanggal 12 Agustus hingga 16 Agustus 2020 mendatang dengan menerapkan sistem per gelombang. Hal tersebut dilakukan untuk menerapkan protokol kesehatan melihat kasus Covid-19 di Kota Makassar masih terbilang tinggi.

‘FooterBanner’


Komisioner KPU Kota Makassar, Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM, Endang Sari menjelaskan bahwa dihari ketiga ini, KPU Kota Makassar menghadirkan anggota PPS dari tiga kecamatan yakni kecamatan Rappocini, Biringkanaya dan Tamalanrea.

“Ini sengaja kita bagi beberapa gelombang, agar kita (KPU) bisa menerapkan protokol kesehatan. Dan dihari ketiga ini, kita hadirkan anggota PPS dari kecamatan Rappocini, Tamalanrea dan kecamatan Biringkanaya”, jelas Endang saat ditemui dilokasi. Jum’at (14/8/2020)

BACA JUGA:  Meski Bertarung Secara Ketat, Masing-Masing Paslon Wali Kota Makassar Saling Sapa dan Akrab

Lebih lanjut, Alumni Unhas Makasaar itu mengatakan, dengan adanya orinetasi seperti ini, supaya pihak penyelenggara bisa mendapat bekal untuk memahami aturan-aturan Pilkada.

“Khususnya PPS se-Kota Makassar, semoga mereka (PPS) bisa memahami tugas pokok dan fungsi sebagai penyelenggara. Untuk itu juga ada pengantar dari tiap divisi terkait kepemiluan, terkait pemuktahiran data, terkait sosialisasi dan lainnya”, kata Endang.

Maka dari itu, dengan adanya orientasi seperti ini, Endang berharap agar semua anggota PPS se-Kota Makassar bisa memandang sama persis cara KPU Kota Makassar memandang disetiap tahapan yang akan dijalankan.

“Jadi kami berharap, missing informasi, missing terkait pemahaman dan bagaimana menjalangkan tahapan, bagaimana memandang pemilihan, dan itu bisa sampai ke penyelenggara adhoc kami, khususnya di tingkat kelurahan”, tutup Endang.(As)

‘PostBanner’

Comment