by

Tangani Pengrusakan Hutan, Ini Kata Dinas Kehutanan Sulsel

Pasca banjir Masamba (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Kepala Dinas Kehutanan Sulawesi Selatan, Andi Parenrengi, mengatakan, mereka memerlukan hingga 1.000 polisi hutan untuk menjaga kawasan di sana dari aksi pembalakan liar. Menurutnya, saat ini pihaknya hanya memiliki 400 personel polisi kehutanan yang menjaga hingga 2.700 juta Hektare hutan se-Sulawesi Selatan. Artinya, satu polisi hutan bertanggung jawab menjaga 6,75 juta Hektare hutan.

“Padahal hitungannya, satu orang bisa tangani 2.000 Hektare, sehingga jika luas hutan di Sulawesi Selatan seluas 2.700 juta Hektare, maka butuh hingga 1.000 orang petugas,” katanya, di Makassar, Sabtu (8/8/2020), saat menanggapi potensi kerusakan lingkungan sebagai penyebab utama banjir bandang Luwu Utara, beberapa waktu lalu.

‘FooterBanner’


Polisi hutan yang dimiliki Sulawesi Selatan terdiri dari 160 orang petugas berstatus PNS sementara sisanya sebanyak 311 orang masih berstatus tenaga honor. Andi Parenrengi menjelaskan, seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan minus Makassar, memiliki hutan dengan luas yang beragam. Maka dengan kondisi itu maka dinilai perlu untuk lebih menambah personel agar pengawasan bisa maksimal.

BACA JUGA:  Penularan Covid-19 di Sidrap, Kadinkes Sidrap Terpapar

Menurut Parenrengi, para personel terus rutin patroli di berbagai kawasan hutan di Sulawesi Selatan demi meminimalisir upaya pengrusakan hutan yang justru menimbulkan bencana alam.

“Petugas kami sudah rutin melakukan penjagaan di beberapa kawasan hutan di Sulawesi Selatan. Kami dengan kekuatan yang ada tetap berupaya agar bisa maksimal,” pungkasnya. (Ip)

‘PostBanner’

Comment