by

Tokoh Masyarakat Kecamatan Wajo dan Manggala Bersatu Ingin Menangkan DP-Fatma

Tokoh Masyarakat Kecamatan Wajo dan Manggala Bersatu Ingin Menangkan DP-Fatma (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Sudah beberapa hari belakangan ini, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto mendapat kunjungan dari pelbagai kelompok masyarakat, atau komunitas.

Jumat (07/08/2020), di rumahnya, Jalan Amirullah, Kecamatan Mamajang, Makassar, Danny Pomanto menerima sekaligus tiga komunitas.

‘FooterBanner’


Sedikit banyaknya, Wali Kota Makassar periode 2014-2019 itu, menjelaskan soal langkah-langkah yang akan dijalankan menatap kontestasi Pilwalkot Makassar, Desember 2020 mendatang.

Bahkan, di hadapan para pentolan dan anggota ketiga komunitas itu, Danny Pomanto juga memaparkan program strategis lainnya.

Intinya, dia bilang, akan menawarkan metodologi yang tidak sia-sia. Sebab, dirinya sudah tiga kali mengalami pengalaman pemilihan kepala daerah. Termasuk pengalaman di tahun 2018 lalu.

“Jadi memilih pemimpin itu tidak sulit. Masyarakat bisa melihat fakta. Saya orangnya tidak suka membujuk. Tapi saya lebih ke program kerakyatan. Saya tidak mau piti kana-kanai (asal bicara). Saya tawarkan model perjuangan yang tidak sia-sia,” jelas dia.

“Dari pengalaman. Maka saya akan buat sistem. Saya akan membentuk infantri bassi barania (magnet),” tutur Danny Pomanto lagi.

Selain itu, Danny Pomanto yang berlatar belakang konsultan tata ruang ini juga sedikit menyinggung soal program-program yang berpihak kepada masyarakat. Salah satunya terkait dengan jaminan kesehatan.

“Allah SWT telah memberikan contoh-contoh dari perjungan awal. Contoh pertama, waktu dapat amanah di 2013 sampai 2018, masyarakat yang tahu. Tidak perlu saya jelaskan, karena kita-kita (masyarakat) yang rasakan,” tandasnya.

Pada kesempatan ini, ketua dari ketiga komunitas itu pun diberi kesempatan memberikan pandangan umumnya. Menjelaskan cikal bakal terbentuknya komunitas mereka. Hingga berbicara soal arah dukungannya di Pilwalkot 2020 ini.

Ketiga ketua itu pun secara tegas akan mendukung dan bertekad memenangkan Danny Pomanto yang telah didukung dua partai politik (parpol) besar. Yakni NasDem dan Gerindra. Berpasangan dengan Fatmawati Rusdi.

BACA JUGA:  Janji Politik Bertebaran, Danny: Visi-misi Saya Bukan Janji, Tapi Program!

Seperti yang dikatakan Ketua Militan Wajo, Muslimin. Struktur komunitasnya telah terbentuk di wilayah Kecamatan Wajo. Terdiri dari beberapa tokoh masyarakat (tomas).

“Struktur kami sudah terbentuk. Masing-masing kelurahan ada kordinatornya. Suara kami akan kami berikan ke bapak (DP-Fatma). Itu harga mati,” tegasnya.

Bahkan lanjut Muslimin, mereka telah membuat alat peraga. Seperti baligho.

“Jadi dari 10 tokoh masyarakat akan kami kumpul sampai 50 menjadi pasukan bassibarania. Kita juga akan membuat posko dengan sukarela dari sumbangsi anggota komunitas,” beber dia.

Tidak jauh berbeda yang disebutkan Ketua AFCM, Petrus Pehang Beoang. Komunitas yang berbasis di Kecamatan Manggala ini telah terbentuk. Bertekad akan memenangkan Danny-Fatma di salah satu kelurahan di sana.

Menurut Petrus, tidak ada alasan baginya dan anggotanya untuk tidak mendukung Danny Pomanto. Dia menilai, Danny Pomanto memiliki konsep pembangunan jika dibandingkan dengan bakal calon wali kota lainnya.

“Dia (Danny) sudah miliki konsep itu, dia yang rancang sendiri,” sebut Petrus.

Sekretaris AFCM, Muhammad Asbar juga menambahkan. Dia bilang telah mengunci suara di wilayahnya berdomisili.

“Kami di dalam mempunyai pegangan 860 KK (kepala keluarga). Sudah ada sama kami. Kami juga buat Mapel (koordinator lorong), ada 16 Lorong yang semua (masyarakat) di dalam nya sepakat dukung DP-Fatma. Kami juga akan pasang baligho di tiap rumah warga,” tutupnya.

Sementara Ketua Koko, Arsyad hanya memberi motivasi kepada anggota komunitasnta. Sore tadi, juga ada komunitas Kenapako Lari bertemu langsung dengan Danny Pomanto. (*ib)

‘PostBanner’

Comment