by

Banjir Lutra Murni Faktor Alam? Ini Kata Humas Polda Sulsel

Pasca banjir Lutra (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Banjir bandang telah melanda Kabupaten Luwu Utara (Lutra) pada 13 Juli 2020 lalu. Banyaknya material kayu berbentuk gelondongan yang ikut terbawa arus saat banjir pun menuai pertanyaan berbagai pihak. Isu ilegal loggin hingga alih fungsi lahan pun merebak, hingga akhirnya pihak kepolisian turun tangan menyelidiki hal tersebut.

Adapun perkembangan terkini, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel mengaku telah menyelidiki penyebab banjir bandang tersebut. Dari hasil penyelidikan itu, Direktur Krimsus Polda Sulsel Kombes Pol Agustinus Pangaribuan mengatakan, bencana tersebut murni karena faktor alam dan bukan disebabkan karena illegal logging.

‘FooterBanner’


“Sementara bukan karena illegal logging, eksploitasi hutan dan lain-lain tapi karena faktor alam,” kata Agustinus via WhatsApp, Jumat (7/8/2020).

BACA JUGA:  DJBC Makassar Amankan Jutaan Batang Rokok Ilegal, Begini Kronologinya

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K.,M.Si., membenarkan hasil penyelidikan tersebut dimana banjir bandang Lutra murni karena faktor alam dan bukan disebabkan karena illegal logging.

“Iya, benar,” jawab Kombes Pol Ibrahim singkat melalui pesan WhatsApp, Jumat (7/8/2020).

Sebelumnya, Kombes Agustin juga menjelaskan hasil penyelidikan tersebut didapatkan usai polisi memeriksa beberapa orang yang berasal dari Luwu Timur. Beberapa saksi yang diperiksa mulai dari tokoh masyarakat, pejabat desa, hingga masyarakat yang wilayahnya terdampak banjir dan longsor.

“Seperti itu intinya. Banyak saksi-saksi. Masyarakat dari kantor desa dan lain-lain,” kata Agustinus. (Ip)

‘PostBanner’

Comment