by

GP Ansor dan Pemkot Makassar Bersinergi dalam Penanganan Covid-19

Keterangan: PC Ansor Kota Makassar Muhammad Harun saat menemui Penjabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin di ruang kerjanya di kantor Balai kota Makassar. Selasa (28/7/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Dukungan teehadap Pemerintah Kota Makassar dalam menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 datang dari berbagai pihak. Salah satu dukungan untuk memutus mata rantai covid-19 tersebut datang dari GP Ansor Kota Makassar.

Hal tersebut diutarakan ketua PC Ansor Kota Makassar, Muhammad Harun, saat menemui Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, di ruang kerjanya di Kantor Balai kota Makassar, Selasa (28/7/2020).

‘FooterBanner’


Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Harun menjelaskan beberapa progran GP Ansor yang akan bersinergi dengan Pemkot Makassar terkait penanganan covid-19. Diantaranya, sebut Muhammad Harun, pendekatan spritual, psikologis dan bagaimana menepis hoax yang beredar di masyarakat tentang covid-19.

“Pointnya adalah bagaimana kita terjun langsung ke masyarakat terlibat aktif melakukan edukasi untuk mencegah hoax yang akhir-akhir banyak beredar di masyarakat,” ucap Harun.

“Juga mengedukasi agar kita sadar dengan adanya covid-19 tentunya kita harus bersinergis melibatkan semuanya mulai dari akar rumput, masyarakat serta seluruh stakeholder untuk melawan dan memutus mata rantai covid 19 ini,” sambungnya.

BACA JUGA:  Hingga Agustus 2020, 'Coklit' KPU Kota Makassar Telah Capai 80,85%

Dia menambahkan, dalam waktu dekat GP Ansor akan menyelenggarakan webinar secara virtual dengan tema pendekatan spriritual dan psikologis dalam menghadapi masa pandemi covid-19.

“Ini yang menjadi point penting dalam program GP Ansor dalam memutus mata rantai, untuk itu kami meminta dukungan dari pemerintah kota Makassar mudah mudahan bisa bersinergis dalam kegiatan webinar ini,” jelasnya.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamalauddin, mengatakan untuk mendambakan kehidupan yang lebih seperti sebelum pandemi covid-19 memang semua elemen masyarakat harus terlibat aktif didalam edukasi protokol kesehatan.

“Semuanya harus terlibat aktif, bukan baru ada perintah baru semuanya mau aktif ini adalah kesadaran kita bersama, banyak masyarakat belum memahami mengenai protokol kesehatan, orang-orang yang sadar seperti kita harus meyakinkan mereka yang belum sadar pentingnya protokol kesehatan,” jelas Rudy.

“Makanya, saya yakin GP Ansor bisa masuk lebih dalam untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya protokol kesehatan dilakukan di tengah tengah masyarakat,,” tutupnya.** (ib)

‘PostBanner’

Comment