by

Rudy Apresiasi Komitmen Chairul Tanjung Mendukung Percepatan Pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga

Keterangan: Pj Wali Kota Makassar, Prof. Rudy Djamaluddin, bersama Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, saat bertemu dengan Chairul Tanjung, di Jakarta, Sabtu (25/07/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. PJ Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mengapresiasi komitmen pengusaha dalam mendukung percepatan pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga.

Apresiasi tersebut untuk Bos CT Corp Chairul Tanjung yang telah berkomitmen menghibahkan lahannya demi mempercepat pembangunan Jalan Metro Tanjung Bunga.

‘FooterBanner’


Menurut Rudy Djamaluddin, komitmen pengusaha tersebut yang sukarela menghibahkan lahannya dalam mendukung percepatan pembangunan jalan menjadi ikon baru kota Makassar tentunya patut diapresiasi. Ini, menurutnya, karena tentunya akan mempercepat proses pengerjaannya nanti.

Apalagi, dipastikan tidak lagi dialokasikan anggaran untuk ganti rugi lahan sehingga ada efisiensi anggaran.

“Alhamdulillah, respon baik pemilik yang lahannya terkena pelebaran jalan sangat baik. Utamanya, sejumlah pengusaha yang memiliki lahan pada lokasi pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga. Dimana, mereka mau menghibahkan lahannya tanpa minta ganti rugi,” ujar Rudy.

Lebih lanjut dia menjelaskan, di lokasi lahan tersebut ada beberapa pemilik lahan dan sudah dilakukan koordinasi. Termasuk lahan milik GMTD dan beberapa lahan milik pribadi lainnya.

“Salah satu upaya pendekatan yang dilakukan dengan berkordinasi ke Pak Chairul Tanjung. Bersyukur, beliau berkomitmen ingin mendukung program pemerintah dalam upaya pelabaran jalan tersebut,” terangnya.

Demikian pula GMTD yang juga berkomitmen untuk mendukung program pelebaran jalan demi menghadirkan ikon baru kota Makassar.

Rudy menuturkan, tentunya jika proyek ini selesai, bisa dipastikan manfaatnya tidak saja bagi warga Makassar selaku pengguna jalan. Tapi juga, sejumlah usaha yang ada di sekitarnya semakin berkembang. Sebab, hadirnya ikon baru ini akan memberikan nilai ekonomis yang akan meningkat signifikan.

“Saya yakin dan percaya, pemilik lahan sepanjang jalan akan menghibahkan pelebaran, karena selain melahirkan ikon baru juga menghadirkan sejumlah aktifitas baru pula,” jelasnya. Seperti, nantinya di tempat tersebut bisa dilakukan aktifitas car free day, tempat rekreasi serta kegiatan publik lainnya.

“Tahap awal rencana akan dibangun sepanjang 2 kilometer, terdiri dari pedestrian, jalan dengan lebar 50 meter dan ampiteater di danau samping GTC, dengan total anggaran Rp127 miliar,” tuturnya.

Untuk mempercepat proses tersebut, kata Rudy, saat ini tengah dilakukan proses lelang dan diharapkan bisa segera rampung dan dimulai pengerjaannya pada awal September.

BACA JUGA:  Kompetisi DILo Hackathon Festival 2020 dengan Total Hadiah Ratusan Juta

“Insya Allah, jika tak ada halangan awal September dilakukan ground breaking pelebarannya,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya meminta dukungan seluruh warga Makassar dalam mempercepat proses tersebut. Pada kesempatan itu pula, Rudy menyampaikan permohonan maaf jika pada saat pengerjaan akses jalan tidak akan berjalan lancar.

“Kami memohon maaf, jika nantinya pada proses pengerjaan perjalanan pengguna jalan di sekitar Metro Tanjung Bunga akan sedikit terganggu,” ucapnya.

Sementara itu, Pendiri Trans Group, Chairul Tanjung mengapresiasi langkah Pemerintah Sulsel yang akan membangun landmark Makassar, pelebaran Jalan Tanjung Bunga.

Apresiasi itu disampaikan Chairul Tanjung saat Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, membahas dimulainya proyek prestisius pelebaran jalan Metro Tanjung Bunga. Pertemuan berlangsung di kediaman Chairul Tanjung, di Jakarta, Sabtu (25/07/2020).

Dalam pertemuan tersebut hadir Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, dan anggota TGUPP Sulsel bidang infrastruktur Hendra Pachri.

Chairul Tanjung berulangkali menyampailan terima kasih kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, dan PJ Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

“Ini saya malu sekali. Sudah terbalik ini, Pak Gub. Mestinya saya yang mendatangi gubernur dan wali kota. Kini gubernur yang mendatangi saya. Pemerintah yang mendatangi pengusaha,” ucap Chairul Tanjung.

Sebagai pengusaha, Chairul Tanjung apresiasi langkah Nurdin Abdullah membangun fasilitas umum yang akan menjadi landmark Makassar. Bentuk apresiasinya, dia memberikan hibah lahan untuk pelebaran jalan Metro Tanjung Bunga.

“Saya serahkan berapa saja luas lahan untuk kebutuhan pembangunan pelebaran jalan di (Metro) Tanjung Bunga,” jelas pendiri Trans Group.

Chairul Tanjung memiliki aset berupa puluhan hektare lahan dan bangunan kompleks Trans Mal di Jalan Metro Tanjung Bunga.

Gubernur Sulsel menyampaikan terima kasih kepada Chairul Tanjung yang rela menghibahkan lahannya untuk pembangunan fasilitas umum, pelebaran jalan Metro Tanjung Bunga.** (ib)

‘PostBanner’

Comment