by

Jelang Shalat IdulAdha, Pemkot Makassar Imbau Ini ke Masyarakat

Keterangan: Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, saat menggelar rapat evaluasi penerapan Perwali 36 tahun 2020 di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Senin (27/7/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com – Makassar. Menjelang Hari Raya Iduladha, Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, kembali menghimbau masyarakat Kota Makassar agar tidak melakukan salat di lapangan.

Himbauan tersebut disampaikan Rudy saat menggelar rapat evaluasi penerapan Perwali 36 tahun 2020 di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar, jalan Nikel. Senin (27/7/2020).

‘FooterBanner’


Menurut Rudy, ini salah satu cara agar bisa memutus penyebaran covid-19 atau yang biasa dikenal dengan nama virus Corona.

“Jadi, diharapkan agar masyarakat tidak melakukan perkumpulan dalam jumlah yang besar di satu titik misalnya nanti ini salat Iduladha jangan dilakukan di lapangan, sebaiknya di masjid-masjid saja, biar masyarakat bisa terbagi,” terang Rudy.

Bukan hanya itu, Pj Wali Kota Makassar itu mengungkapkan, dari hasil analisis tim epidemiolog, Perwali 36 tahun 2020 memiliki dampak yang positif bagi kinerja Pemkot Makassar dalam upaya pemutus penyebaran virus Corona di Kota Daeng. Termasuk level penularan turun menjadi 0.9 yang sebelumnya berada dalam level 1,2.

BACA JUGA:  Mappatabe' Di Minasa Upa, Fatmawati Rusdi: Restu Warga Menjadi Semangat Besar Kami

“Itu yang pertama, terus yang kedua, angka masyarakat kita yang tertular virus itu juga turun, dan sesuai laporan pak asisten mengenai tingkat kepatuhan masyarakat tentang protokol kesehatan itu kembali meningkat lagi”, ungkap Rudy.

Namun, Rudy mengingatkan agar Pemkot Makassar tidak lengah dari hal positif yang didapat dari Perwali 36 tersebut. Menurut Rudy, Pemkot Makassar harus lebih masif dan lebih tegas lagi dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan kepada masyrakat.

“Apalagi tadi pak asisten juga sudah memiliki peta yang mana ‘protokolnya masih lemah’ kita akan lebih masif kesana, misalnya dulu pengawasannya tiga kali sehari kita akan tingkatkan hingga lima kali,” pungkas Rudy.** (As)

‘PostBanner’

Comment